Sidoarjo (republikjatim.com) - PT Indonesia Sarana Servis (ISS)-KSO akhirnya dinyatakan sebagai pemenang dalam lelang parkir terbuka yang digelar Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) Pemkab Sidoarjo, Kamis (27/01/2022). Perusahaan asal Sidoarjo ini memenangkan lelang itu dengan nilai penawaran terakhir senilai Rp 32, 09 miliar.
Penetapan pemenang itu, setelah proses lelang selama berjam-jam yang dibagi ke dalam 6 sesi itu.
Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sidoarjo, M Ainur Rahman berharap calon mitra dan mitra pemenang lelang mampu merealisasikan angka lelang itu menjadi angka yang realistis. Karena itu, kata Ainur Pemkab Sidoarjo bakal mendukung penuh program parkir yang dikelolah pihak ketiga itu.
"Ini akan menjadi starting poin untuk meningkatkan kualitas pelayanan perparkiran di Sidoarjo. Soal pengawasan secara detail nanti akan kami tuangkan dalam naskah kerjasama dengan calon mitra pemenang. Sekarang ini masih proses, karena masih menunggu persetujuan DPRD Sidoarjo," ujar M Ainur Rahman kepada republikjatim.com, Kamis (27/01/2022).
Pejabat yang akrab dipanggil Ainur sekaligus mantan Camat Sukodono ini menjelaskan ada potensi besar di perparkiran di Sidoarjo. Hal itu sebagai salah satu bentuk akuntabilitas pertanggungjawaban Pemkab Sidoarjo kepada warganya.
"Kalau ada mekanisme atau kekurangan kita akui semua. Ini sebagai bentuk perbaikan sistem yang akan dilakukan ke depan," imbuhnya.
Direktur PT Indonesia Sarana Service-KSO, Reza Kurniawan mengaku usai sukses menyingkirkan dua lawannya yakni PT Piramida Teknologi Informasi dan PT Prasetya Dwidharma (INKOPPOL)-KSO, pihaknya mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT. Selain itu, sebagai warga asli Sidoarjo, hanya berkeinginan penataan pelayanan perparkiran di Sidoarjo lebih baik.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Prinsipnya kami sebagai warga Sidoarjo, inggin Sidoarjo lebih baik. Dari awal ikut lelang kami banyak perhitungan dan memiliki batasan. Kami berharap bersama Pemkab menjadikan Sidoarjo lebih baik," ungkapnya.
Selain itu, pengusaha muda yang akrab dipanggil Reza ini mengaku sudah lama mengetahui potensi parkir di Sidoarjo. Kendati demikian, potensi itu diperhitungkan secara matang.
"Makanya, kami akan terus berdiskusi dengan Pemkab Sidoarjo memperbaiki pelayanan parkir. Termasuk soal penerapan parkir elektronik (menggunakan teknologi) pada tahun-tahun selanjutnya," tegasnya.
Sementara Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menegaskan lelang tender parkir ini akan menjadi role model bagi daerah lain. Alasannya, karena lelang parkir itu dilakukan secara terbuka dan transparan. Bahkan disiarkan secara langsung melalui platform media sosial YouTube Pemkab Sidoarjo.
"Kalau sudah dilaksanakan secara live maka semua orang bisa melihat dengan jelas semua proses lelang. Siapapun yang jadi pemenang memiliki kepedulian dengan Sidoarjo. Karena memberikan benefit bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sidoarjo. Kami juga meminta pemenang lelang untuk menjaga komitmen kerjasama dengan Pemkab Sidoarjo dalam memberi layanan parkir prima ke masyarakat," tandasnya.
Dalam proses lelang parkir ini, terdapat lima perusahaan dari berbagai daerah yang mengikuti proses lelang. Namun, setelah seleksi administrasi, tim seleksi menyatakan ada tiga perusahaan yang lolos dan berhak mengikuti lelang terbuka hingga dimenangkan salah satu perusahaan asal Sidoarjo itu dengan nilai awal penawaran dibuka panitia dengan nilai Rp 20,4 miliar dan berakhir pada angka Rp 32,09 miliar itu dengan 359 titik parkir se Sidoarjo. Hel/Waw
Editor : Redaksi