Ponorogo (republikjatim.com) - Warga lingkungan Sleman, Dusun Walikukun, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo takut bercampur panik. Ini menyusul, adanya amukan angin kencang (puting beliung) yang menerjang dan memporak porandakan wilayah desa itu.
Akibat amukan angin puting beliung itu, selain mengakibatkan beberapa pohon besar tumbang juga mengakibatkan sembilan rumah warga rusak di bagian atapnya dan satu musala rusak diterjang amukan angin.
Baca juga: Tekankan Kuatkan Pengawasan Bersama, Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG MBG di Temu Prambon
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun untuk sembilan rumah warga yang mengalami rusak karena diterjang angin puting beliung diantara rumah milik Jiman, Suyono, Misiran, Naryo, Sunu, Jaeni, Bari, Simpen dan rumah milik Rusdi serta Musala Darul Hasna.
Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim
"Kesembilan rumah dan satu musala itu rusak di bagian teras karena jebol. Sedangkan dua pohon jati roboh dan menimpa kabel listrik PLN," ujar Kapolsek Sukorejo Iptu Sukron Mukarom kepada republikjatim.com, Minggu (26/12/2021) sore.
Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo
Sukron memastikan dalam bencana amukan angin itu, tidak ada korban jiwa. Namun untuk kerugian materiil kurang lebih Rp 10 jutaan.
"Saat puting beliung kondisi di wilayah itu hanya terjadi hujan gerimis. Jadi tidak terjadi hujan deras. Tapi karena angin kencang banyak merusak rumah dan gangguan aliran listrik," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi