Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Langsung Mengangkut Sampah di TPST Jetis yang Meluber ke Jalan Raya

republikjatim.com
ANGKUT - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Ponorogo langsung action mengangkut sampah di TPST Jetis yang sehari sebelumnya di persoal warga karena berbau busuk menyengat, Senin (13/12/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Seusai disoal warga terkait keberadaan sampah over load di Tempat Penampungan Sementara Terpadu (TPST) Jetis yang berlokasi di utara Rumah Potong Hewan (RPH) dan Kantor UPTD Pertanian di JL Raya Jetis - Bungkal hingga menggunung dan meluber ke jalan raya, akhirnya sampah rumah tangga dari 6 desa di Kecamatan Jetis itu diangkut ke Tempat Penampung Akhir (TPA) di Mrican, Ponorogo.

Warga mulai lega setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Ponorogo turun tangan dan dengan cepat tanggap setelah ada warga yang mengkritisinya.

Baca juga: Angkat Legenda Roro Jonggrang, RT 13 Optimis Juarai Karnaval Lebo 2026 Saat Memeriahkan Peringatan HUT RI ke 81

"Alhamdulillah sudah ada tindakan penyelesaian. Hari ini sampah terangkut dengan 2 armada," ujar Kepala Desa Josari, Joko Mujiono kepada republikjatim.com, Senin (13/12/2021).

Hal senada juga disampaikan Camat Jetis, Suseno yang saat pengangkutan ikut ke lapangan (lokasi) TPST.

Baca juga: Prahara OTT Ponorogo, JPU KPK Tuntut Bupati Sugiri Dituntut 7 Tahun, Agus 4 Tahun 8 Bulan dan Yunus 5 Tahun 6 Bulan

"Iya hari ini sudah ditangani Dinas LH," tegas Camat Jetis via pesan singkat.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Pertamanan (PSP) Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Ponorogo, Erry Setiyoso Birowo mengaku jika dinasnya sudah mulai melakukan pengangkutan tumpukan sampah di TPST Jetis. Hal itu karena kerjasama dengan Camat Jetis. Untuk mengangkut sampah itu dibutuhkan 1 hingga 2 hari sampai selesai.

Baca juga: 230 Cakades Ikut Pembekalan, Bupati Subandi Titip Pilkades Damai, Gaji Rp 5 Juta Jangan Terprovokasi Biaya Politik Mahal

"Untuk penanganan mengangkut sampah langsung turunkan 3 unit truk. Hari ini kita gunakan 3 armada truk ke satu dan ke dua sudah penuh. Ini baru mengisi truk ke tiga," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru