Masuk Top 30, Inovasi SiPraja Sidoarjo Bakal Direplikasi untuk Kabupaten/Kota Seluruh Jatim

republikjatim.com
PENGHARGAAN - Penghargaan Top 30 Kovablik diserahkan langsung Menpan RB, Tjahyo Kumolo kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali di Convention Hall Grand City Surabaya, Jumat (19/11/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Reformasi birokrasi di Sidoarjo menuai hasil. Inovasi pelayanan publik Kabupaten Sidoarjo ini menjadi salah satu inovasi yang terbaik pada Ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Inovasi aplikasi Sistem pelayanan rakyat Sidoarjo (SiPraja) masuk Top 30 Inovasi. Bahkan inovasi ini akan direplikasikan ke Kabupaten/kota se Jawa Timur.

Penghargaan Top 30 Kovablik itu diserahkan langsung Menpan RB, Tjahyo Kumolo kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) di Convention Hall Grand City Surabaya, Jum'at (19/11/2021).

Baca juga: Fraksi Gerindra DPRD Sidoarjo Kritisi Raperda Tenaga Kerja, Desak Lebih Bertaring dan Beri Sanksi Tegas

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menandatangani komitmen replikasi bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa dan Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Penandatanganan ini disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahyo Kumolo.

SiPraja merupakan aplikasi yang dikembangkan Bagian Pemerintahan dan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Sidoarjo dalam melayani perizinan dan non perizinan mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Baca juga: Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Aplikasi berbasis website dan android ini diklaim mampu memangkas birokrasi. Alasannya, karena masyarakat bisa langsung mengurus dari rumah tanpa harus datang ke desa maupun kecamatan.

"Aplikasi SiPraja ini memotong birokrasi pelayanan yang sebelumnya prosesnya terlalu lama dan terlalu banyak yang harus dilewati. Sekarang masyarakat bisa langsung mengurus dari rumah. Lebih hebatnya lagi, dengan aplikasi SiPraja masyarakat bisa memantau progres pengajuan surat apakah sudah diverifikasi atau belum. Itu bisa langsung dipantau real time," ujar Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali.

Baca juga: Borong Medali di Kejurnas Muaythai 2026, Dua Atlet Sidoarjo Sapu Bersih Podium di Bekasi

Gus Muhdlor menjelaskan masyarakat dapat mengakses 24 jenis layanan yang sudah tersedia di aplikasi SiPraja selama 24 jam. Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini pelayanan pemerintah dapat diakses dengan mudah dan cepat. Karena prinsip reformasi birokrasi adalah memberikan kemudahan pelayanan kepada publik. Memotong birokrasi yang dinilai menghambat pelayanan.

"Ini memotong beberapa alur birokrasi. Yakni yang ada di desa dan kecamatan. Dengan adanya kompetisi inovasi pelayanan publik seperti ini harapannya daerah akan lebih banyak membuat inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya. Adv/Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru