Puluhan Arek Kraton Krian Meriahkan 17 Agustus 2021 dengan Kibarkan Bendera Susuri Sungai 1,5 Kilometer

republikjatim.com
KEMERDEKAAN - Sebanyak 25 pemuda Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo mengibarkan bendera merah putih di Sungai Kraton sebagai salah satu cara memeriahkan Kemerdekaan RI ke 76, Selasa (17/08/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ada berbagai cara unik dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 76. Salah satu caranya, seperti yang digelar 25 pemuda RT 15 Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo.

Puluhan pemuda ini melaksanakan upacara sekaligus memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 76 dengan menyusuri Sungai (Kanal) yang melintasi di Desa Kraton itu. Para pemuda ini dengan semangat 45 menyusuri sungai mulai dibawah jembatan Bypass Balongbendo hingga berakhir di Jembatan Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Jarak susur sungai itu kurang lebih sejauh 1,5 kilometer sembari mengibarkan 17 buah bendera yang dibawa saat susur sungai.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Media yang digunakan menyusuri sungai pelepah pisang yang sudah tidak terpakai. Ada juga 2 buah ban dalam bekas mobil," ujar Koordinator Acara, Suliyadi kepada republikjatim.com, Selasa (17/08/2021).

Pemuda 38 tahun ini menjelaskan jika kegiatan itu sebagai wujud memeriahkan kemerdekaan RI ke 76. Apalagi, Desa Kraton dialiri sungai sekaligus membawa banyak manfaat bagi warga Desa Kraton. Salah satunya untuk mengaliri sawah yang tinggal sebagian itu.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Sekarang sawah sudah hampir habis diganti berdiri bangunan-bangunan pabrik dan perumahan," tegasnya.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Selain itu, dalam kegiatan itu kata Suliyadi ada pesan tersendiri yang dibawa para pemuda desa ini. Yakni, mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Dengan begitu, semua elemen masyarakat dapat menikmati air sungai itu untuk kehidupan sehari-hari.

"Karena sampah memang suatu masalah hal yang kecil. Bahkan banyak masyarakat menyepelekan sampah ini dengan membuang sampai ke sungai. Sekarang mari hidup bersih dan sehat di tengah pandemi Covid-19," tandasnya. Nan/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru