Sidoarjo (republikjatim.com) - Bagi warga yang saat ini sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) bisa mengakses isi ulang oksigen secara gratis. Syaratnya membawa tabung sendiri.
Selain itu, dalam sehari boleh melakukan pengisian sampai dua kali. Bahkan, selain warga Sidoarjo boleh melakukan pengisian di Depo Oksigen yang terletak di JL Pahlawan halaman Kantor UPT PPD Sidoarjo yang diresmikan secara langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (19/07/2021).
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan layanan ini untuk warga yang sedang isoman atau ambulan yang di dalamnya ada pasien yang membutuhkan oksigen. Menurut Khofifah, pemerintah menyiapkan stok 500 meter kubik (M3) per hari. Artinya cukup untuk 500 tabung oksigen silinder 1 meter kubik.
"Kami yakin stok yang disiapkan akan cukup. Pemenuhan stok oksigen ini merupakan hilirnya. Untuk hulunya harus tetap ditegakkan dengan menjaga prokes dan mengikuti vaksinasi," ujar Khofifah.
Sedangkan untuk bisa melakukan isi ulang, kata Gubernur perempuan ini, warga harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di website infocovid19.jatimprov.go.id. Kemudian datang sesuai jadwal di tempat yang ditentukan.
"Sementara berkas yang perlu dibawa tiket pendaftaran dari website, hasil swab antigen atau PCR terbaru dan tabung oksigen ukuran 1 meter kubik," ungkapnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sementara Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menegaskan di Sidoarjo terdapat 4 pabrik oksigen yang menyuplai stok rumah sakit. Baginya, saat ini oksigen lebih terjangkau. Apalagi, kuota yang diberikan sekarang ini untuk warga Isoman bukan hanya untuk rumah sakit.
"Kalau di rumah sakit sudah ada pos-posnya. Rumah sakit sudah proaktif ke masing-masing pabrik secara terjadwal. Diantaranya 2 pabrik di Taman, 1 di Candi dan 1 di Balongbendo," tegasnya.
Gus Muhdlor menjelaskan pemerintah provinsi Jatim menyediakan tempat untuk isi ulang tabung oksigen ini agar warga Isoman di rumah tidak panik. Misalnya dengan memborong oksigen di apotek. Karena pemerintah punya cadangan cukup kuat. Warga tinggal datang ke posko pengisian, termasuk di Sidoarjo. Selain itu juga ada Surabaya dan Gresik.
"Kami punya hulu cukup kuat karena ada 4 pabrik di Sidoarjo. Harusnya kita yang lebih aktif karena angkutan pabrik oksigen bukan hanya melayani Sidoarjo. Tetapi juga melayani daerah lain, termasuk Gresik dan Tuban. Harapannya ketika ini berjalan baik, kapasitas kurang akan mendapatkan tambahan dari 4 pabrik itu," paparnya.
Selain itu, kata Gus Muhdlor saat ini Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan shelter di empat kecamatan. Yakni di MPP, SMPN 2 Taman, Puskesmas Porong dan Rusunawa Tambakkemerakan, Kecamatan Krian.
"Di shelter itu, kami sediakan tabung oksigen yang bisa digunakan para Isoman yang terbatas serta dalam kondisi sedang," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi