Miris 7 Jenazah Antre Di Luar Ruang Jenazah RSUD Dr Hardjono Ponorogo Tunggu Pemulasaraan Secara Prokes

republikjatim.com
ANTRE GILIRAN - Sejumlah jenazah di depan Kamar Mayat RSUD dr Hardjono Ponorogo hari ini menunggu pemulasaraan secara prokes, Sabtu (10/07/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Sungguh ironis kabar Ponorogo, yakni soal adanya 7 jenazah yang harus mengantre di depan ruang jenazah RSUD dr Hardjono, Ponorogo. Ketujuh jenazah ini menunggu antrean untuk pemulasaraan secara protokol kesehatan (prokes) di kamar mayat RSUD. Pasalnya kondisi ruang dan tenaga medis harus dilakukan satu per satu.

" Iya tadi pagi ada 7 jenazah yang di dalam sudah ada 3 jenazah yang dilakukan pemulasaraan dan yang menunggu antrian diluar ada 4 jenazah," ujar Humas RSUD dr Hardjono Ponorogo, Suprapto kepada republikjatim.com, Sabtu (10/07/2021).

Baca juga: Sidoarjo Raih IGA Award Keempat Berturut-Turut di Tahun 2025, Bupati Subandi Dorong OPD Terus Berinovasi

Kendati petugas di ruang jenazah bekerja 24 jam, tapi karena kondisi ruangan sehingga tidak bisa dilakukan bersamaan.

"Sampai saat ini dari 7 jenazah itu sudah 6 dilakukan pemulasaraan seperti dimandikan dikafani sudah 6 jenazah. Sekarang tinggal 1 jenazah menjelang sore selesai nanti. Semuanya dilakukan secara prokes," imbuh Suprapto.

Secara terpisah Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pemkab Ponorogo Setyo Budiono dari pagi hingga berita ini ditulis timnya sudah memakamkan sebanyak jenazah yang diindikasi terpapar covid -19.

Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim

"Dari daftar kami per hari ini dari tim 1 sampai tim 5 sudah memakamkan 16 jenazah," ungkapnya.

Budi menjelaskan ke 16 jenazah itu diantaranya tim 4 memakamkan 4 jenazah yaitu asal Bungkal, Jenangan , Siman dan Kecamatan Ponorogo. Sedangkan tim 5 memakamkan sebanyak 3 jenazah yaitu asal Siman, Kecamatan Ponorogo dan Kecamatan Siman.

Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo

Selanjutnya tim 1 memakamkan 3 jenazah antara lain, asal kecamatan Ponorogo, Kecamatan Babadan dan dari Kecamatan Babadan.

"Sedangkan tim 2 memakamkan 3 jenazah yakni Kecamatan Babadan, ber KTP Jakarta dan di Kecamatan Siman dan asal Kecamatan Kauman. Sedangkan tim 3 memakamkan asal Kecamatan Ponorogo, Kecamatan Badegan dan asal Kecamatan Babadan," tandasnya. Mal /Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru