Istri Bupati Sidoarjo : Peduli Lansia Sama Dengan Peduli Orangtua Sendiri Saat Vaksin 200 Lansia

republikjatim.com
VAKSIN - Ketua TP PKK Sidoarjo, Ny Sa'adah Ahmad Muhdlor Ali yang juga istri Bupati Sidoarjo memberikan semangat kepada 200 lansia yang sedang menjalani vaksinasi tim Puskesmas Krembung, Kamis (24/06/2021).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Ny Sa'adah Budi yang juga istri Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali memberi semangat kepada ratusan lansia yang sedang menjalani vaksin Covid-19. Ada sebanyak 200 lansia se Kecamatan Krembung mendapat kesempatan vaksinasi gratis dari Puskesmas Krembung itu.

Istri Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Sasha mengatakan orangtua adalah jimat hidup. Makanya harus dijaga kesehatannya. Untuk itu, Sasha mendorong seluruh lansia di Sidoarjo mendapatkan kesempatan vaksinasi Covid-19 ini.

Baca juga: Ketat, Pemkab Sidoarjo Larang Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene Beroperasi, BGN Bakal Biayai Korban Keracunan

"Usia yang sudah lanjut itu seperti orang tua sendiri. Makanya harus dijaga dan dirawat kesehatannya. Orang tua ibarat jimat hidup. Kami mendahulukan mendapat vaksinasi Covid-19," ujar Sasha saat memberikan sambutan pada acara Mini Lokakarya Lintas Sektor di Puskesmas Krembung, Kamis (24/06/2021).

Kegiatan ini melibatkan Kepala Desa, penggerak PKK tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga desa dan kelurahan. Tujuannya, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca juga: Antusiasme Meningkat, Festival Gamelan Kahuripan IV Jadi Ajang Gen Z Sidoarjo Rawat Budaya

"Kami berpesan, melalui kegiatan lokakarya ini harapannya kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan terutama di masa pandemi Covid -19 meningkat. Saat ini tingkat keterisian bed atau BOR di RSUD mulai penuh. Untuk itu, kita tetap harus waspada dan disipilin menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.

Sementara itu diprediksi puncak kenaikan Covid-19, kata Sasha akan terjadi pada Agustus 2021. Karena itu, pihaknya meminta warga Sidoarjo agar tetap di rumah saja.

Baca juga: Tak Boleh Banyak Administrasi, Bupati Subandi Minta Kades dan BPD "Gercep" Berinovasi Bangun Desa

"Kalau tidak ada keperluan yang mendesak lebih baik tidak keluar rumah. Bagi yang merasa sakit ringan tidak perlu datang ke rumah sakit, bisa diobati di rumah. Karena saat ini kondisi rumah sakit penuh pasien Covid-19. puncaknya bakal terjadi Agustus mendatang," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru