Ponorogo (republikjatim.com) - Seperti adegan di dalam film upaya yang dilakukan Kapolsek Somoroto Kompol Nyoto. Dia bersama anggotanya menghadapi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk sambil membawa Senjata Tajam (sajam). Hal itu membuat warga sekitar terutama di Desa/Kecamatan Kauman, Ponorogo merasa ketakutan.
Tindakan yang dilakukan Kompol Nyoto ini sebenarnya beresiko besar. Apalagi, yang didekati orangnya dalam kondisi mengamuk dengan membawa senjata tajam. Tetapi, dengan tenang mantan Kasat Reskrim Ponorogo ini berhasil meluluhkan hati ODGJ itu tanpa kekerasan.
Baca juga: Tekankan Kuatkan Pengawasan Bersama, Wabup Sidoarjo Resmikan Dapur SPPG MBG di Temu Prambon
Kasus bermula saat warga Desa/Kecamatan Kauman, Ponorogo ketakutan gara-gara Suryanto (42) ODGJ ini mengamuk dengan membawa senjata tajam. Hal ini menimbulkan kekhawatiran warga sekitar yang kemudian berinisiatif menghubungi petugas Polsek Somoroto itu.
"Kami mendekati dahulu ODGJ ini. Karena jangan sampai kelihatan di kepung. Setelah bisa diajak komunikasi dan sudah merasa tenang, kami menghubungi anggota bersama tim medis untuk mendekat dan melakukan penyuntikan obat penenang," ujar Kapolsek Somoroto, Kompol Nyoto kepada republikjatim.com, Kamis (27/05/2021).
Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim
Usai mendapatkan suntikan dari tim medis Puskesmas Kauman, kata Nyoto ODGJ itu tenang dan mau melepaskan sajam hingga kemudian diantar pulang ke rumahnya.
Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo
"Kami memberikan pemahaman kepada keluarga agar obat yang diberikan tim medis agar rutin dikonsumsi agar tidak mengamuk lagi. Kalau mengamuk agar segera menghubungi polsek. Jangan sampai diperlakukan dengan keras atau kasar untuk menenangkannya," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi