Lebaran Tinggal Sehari, Kasus Covid di Ponorogo Terus Meningkat

republikjatim.com
HIMBAUAN - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko berharap masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), Selasa (11/05/2021).

Ponorogo (republikjatim.com) - Mutasi virus Covid-19 baru mendapat perhatian WHO. Hal ini, karena penularannya relatif lebih cepat dan tinggi.

Virus ini sudah masuk ke Indonesia mulai 3 Mei 2021 yakni dengan ditemukannya kasus Covid-19 varian mutasi virus dari Inggris (B.1.1.7), India (B.1.617) dan Afrika Selatan (B.1.351). Varian mutasi ini dilaporkan memiliki kecepatan penularan yang lebih cepat dan perkembangan memburuknya penyakit hanya membutuhkan waktu singkat.

Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan masuknya varian baru mutasi virus ini diharapkan tidak ditanggapi dengan panik.

"Ayo (dukur), kita harus lebih waspada dengan terus mematuhi protokol kesehatan dan menghindari mobilitas tinggi yang tidak penting. Salah satunya kegiatan mudik atau bepergian ke luar kota," ujar Sugiri Sancoko kepada republikjatim.com, Selasa (11/05/2021).

Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo

Sugiri merinci sejak hari ini di Ponorogo terdapat penambahan 8 kasus baru. Sebanyak 7 kasus sembuh dan 3 kasus meninggal dunia. Sehingga total kasus konfirmasi Covid- 19 di Ponorogo, kini total 3.721 kasus. Rinciannya sembuh 3.304 kasus (88,79%), meninggal dunia 327 kasus (8,78%) dan yang masih aktif isolasi sejumlah 90 kasus.

"Kami menghimbau kepada masyarakat Ponorogo untuk tetap dalam kewaspadaan menghadapi pandemi ini. Karena angka kesembuhan menurun, sedangkan angka kematian dan kasus aktif isolasi mengalami peningkatan," tegasnya.

Baca juga: Dikenal Santun dan Supel, Ini Sosok Elly Widodo Adik Bupati Ponorogo yang Ikut Terjaring dalam OTT KPK

Sementara itu, Sugiri meminta kepada seluruh pihak untuk terus berupaya bahu-membahu dalam penanganan Covid- 19. Baik itu di rumah sakit, di rumah karantina, di lapangan, di pos perbatasan dan sebagainya.

"Untuk para tenaga kesehatan, jangan lelah dan jangan menyerah. Semoga Allah membalas semua jerih payah dan keikhlasan dengan keberkahan. Ayo terus terapkan protokol kesehatan mewujudkan masyarakat sehat ekonomi bangkit menuju Ponorogo hebat," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru