Gus Muhdlor : Sidoarjo Harus Jadi Tempat yang Ramah Bagi Semua Lapisan Masyarakat

republikjatim.com
BUKA - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) membuka acara serah terima jabatan baru, Ketua Aliansi BEM Sidoarjo sekaligus ajang Deklarasi Sidoarjo Tolak Terorisme dan Radikalisme, di Gedung Rahmatul Ummah, Sidoarjo, Rabu (21/04/2021) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tita Lailatunisa resmi menjabat sebagai Ketua Aliansi BEM Sidoarjo. Serah terima jabatan ini sekaligus menjadi ajang Deklarasi Sidoarjo Tolak Terorisme dan Radikalisme di Gedung Rahmatul Ummah, Sidoarjo, Rabu (21/04/2021) sore.

Ketua BEM Sidoarjo periode Tahun 2021-2022, Tita Lailatunisa mengatakan Aliansi BEM Delta ini dibentuk untuk soliditas hubungan antar BEM se Sidoarjo.

Baca juga: Borong Medali di Kejurnas Muaythai 2026, Dua Atlet Sidoarjo Sapu Bersih Podium di Bekasi

"Karena itu, Sidoarjo butuh pemuda. Salah satu kelompoknya yang bisa diajak ikut serta dalam membangun Sidoarjo menjadi lebih baik," ujarnya di tengah acara itu.

Baca juga: Ubah Mangrove Jadi Fondasi Ekonomi Baru, Pemkab Sidoarjo dan Daerah Pantura Sepakati Langkah Strategis

Sementara Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengajak BEM Sidoarjo terpilih bisa bersama-sama membangun Sidoarjo dengan memberikan kritik konstruktif kepada Pemkab Sidoarjo. Yakni kritik tertib sesuai dengan peraturan tanpa mengganggu ketertiban sosial demi terwujudnya politik partisipatif. Apalagi, hanya dengan bekerja bersama semua persoalan yang ada di Sidoarjo bisa diselesaikan.

"Salah satunya yang bisa memberikan sumbangsih adalah pemuda. BEM yang ada di Sidoarjo harus memberikan kontribusi yang konstruktif," pintahnya.

Baca juga: Pendapatan Rp 3 Miliar Lebih Kondisinya Kumuh, Wabup Sidoarjo Semprot OPD Saat Sidak Rusunawa Pucang

Selain itu, Gus Muhdlor menjelaskan para pemuda khususnya mahasiswa harus menjadi pelopor. Bahkan berkomitmen menjaga Sidoarjo bersih dari radikalisme dan terorisme. Hal ini menjadi bagian yang penting karena sebagai penegasan Sidoarjo merupakan daerah yang ramah untuk semua lapisan masyarakat.

"Komitmen ini harus dijaga dan dieksekusi. Sidoarjo merupakan rumah yang ramah bagi semua. Saya berharap benteng utama dari pencegahan radikalisme yang pertama adalah di kampus. Khususnya aliansi BEM Sidoarjo harus mampu membendung radikalisme yang masuk ke lingkungan kampus dengan selalu bersinkronisasi dengan semua elemen masyarakat," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru