Sidoarjo (republikjatim.com) - Jembatan di Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo yang kondisinya sudah rusak parah hingga berlubang dan ditutupi kayu dan sesek bambu bakal segera diperbaikan. Perbaikan itu bakal menggunakan dana Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK).
Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati, Subandi usai melihat langsung kondisi jembatan penghubung antar dusun itu didampingi Kepala Desa Klantingsari, Minggu (28/3/2021).
Baca juga: Bahas Sidoarjo 'Naik Kelas', Wabup Mimik Idayana Gandeng HIPMI Bikin Terobosan Pengembangan Ekonomi
Jembatan sepanjang 10 meter m penghubung antar dusun di Desa Klantingsari ini, untuk sementara waktu oleh warga ditutupi dengan kayu balok dan sesek bambu. Hal ini agar masih bisa dilewati kendaraan roda dua. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih untuk sementara ini dilarang melintasi jembatan berlubang menganga itu.
"Perbaikan jembatan bisa segera dilakukan dengan menggunakan dana PIWK. Kalau dilihat nilai kerusakannya perbaikan bisa pakai dana PIWK dan bisa dilakukan dengan cepat," ujar Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi saat mengecek kondisi jembatan rusak berat itu.
Menurut Subandi perbaikan infrastruktur jalan seperti jalan jembatan yang ada di wilayah kecamatan dan desa bisa menggunakan alokasi dana PIWK. Kepala Desa bisa berkoordinasi dengan Camat setempat untuk segera memperbaikinya.
Baca juga: Gandeng Kreator Digital, Pemkab Sidoarjo Siap Sulap Komunikasi Publik Jadi Lebih Modis dan Kilat
"Sekarang ini kalau ada jalan rusak di desa bisa dengan cepat diperbaiki. Karena sudah ada alokasi anggarannya di PIWK. Tinggal Kepala Desa berkoordinasi dengan Camatnya," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi