Mbak Anik Minta Anggaran Pelajar Berprestasi Diperbesar, Ketua Dewan Apresiasi IPNU dan IPPNU Sidoarjo

republikjatim.com
PELANTIKAN - Sejumlah Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Sidoarjo usai dilantik berfoto bersama Dewan Pembina Anik Maslachah, Ketua DPRD Sidoarjo Usman, Kapolsek Krian Kompol Mukhlason serta PCNU Sidoarjo di gedung Lokapala Krian, Sabtu (20/03/2021) sore.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlotul Ulama' (IPNU) Dan Ikatan Pelajar Puteri Nahdlotul Ulama' (IPPNU) Kabupaten Sidoarjo menggelar Pelantikan Dan Rapat Kerja (Raker) Sidoarjo 2021-2023 di Gedung Lokapala, Kelurahan/Kecamatan Krian, Sidoarjo, Sabtu (20/03/2021) sore.

Ketua IPPNU Sidoarjo, Aisyah Nur Afifah Maulidiyah mengatakan masih ada kendala selama ikut organisasi, khususnya ikatan pelajar puteri. Dia mengaku masih adanya stigma masyarakat berorganisasi tidak ada manfaatnya.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Kami paham betul pelajar ini punya aktivitas kegiatan belajar dari pagi sampai sore. Malamnya digunakan untuk belajar berorganisasi. Pandangan ini sering kali membuat orang tua tidak mengizinkan khususnya rekanita yang perempuan," ujarnya.

Selain itu, pelajar yang memiliki talenta (bakat) bakal diberi reward (penghargaan). Karena pihaknya, sudah berkonsolidasi dengan Kemenpora. Bahkan sudah kerja sama membagi beasiswa dari Kemenpora senilai Rp 150 juta untuk pelajar yang usianya SMP sampai SMA dengan syarat memiliki sertifikat juara mulai tingkat Kabupaten.

"Itu sudah diberi lampu hijau Kemenpora. Sedangkan untuk penyalurannya sendiri masih baru terpilih. Sehingga butuh pendataan terlebih dahulu untuk mencari pelajar NU berprestasi di bidang olah raga," imbuhnya.

Selama ini, kata Aisyah pemberian beasiswa sering kali hanya sekedar diberi uang. Namun, saat IPNU dan IPPNU di Kemenpora sudah komitmen bekerja sama membagikan beasiswa dari Kemenpora dengan memberikan sejumlah pelatihan seperti soft skill (kepemimpinan) dan sejumlah bidang soft skill lainnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Kalau misalnya lomba matematika tingkat nasional bisa memberi pelatihan untuk soft skiil soal matematika. Harapannya tidak hanya prestasi akademis saja dimiliki," tegasnya.

Dewan Pembina IPNU dan IPPNU Jawa Timur Anik Maslachah sebenarnya pemerintah baik pusat maupun daerah, propinsi atau kabupaten/kota memiliki anggaran untuk pelajar berprestasi di berbagai bidang. Hanya saja besaran nilainya dirinya tidak tahu. Anggarannya ada di Dispora dan Dindik. Pihaknya menyarankan peningkatan anggaran karena belum banyak yang tercover dari berbagai persoalan yang muncul.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

"Anggaran pelajar berprestasi itu ada, termasuk penghargaan para pelajar juara olah raga. Menpora memberi penghargaan kepada para atlet itu. Prinsipnya anggaran itu ada tetapi nilainya tidak banyak. Kami akan mengkomunikasikan di tingkat propinsi," urainya.

Sementara Ketua DPRD Sidoarjo, Usman mengapresiasi pelantikan IPNU dan IPPNU Sidoarjo. Politikus PKB ini menaruh harapan ke depan bisa menjadi organisasi pelajar yang berdedikasi dan membawa perubahan serta berkonstribusi untuk pembangunan Sidoarjo yang berakhlaqul Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

"Kami berharap para pelajar NU dilibatkan dalam penanganan masalah narkoba. Program itu, sudah dikomunikasi dengan BNN dalam penanganan masalah narkoba. Baik itu sosialisasi atau testimoni. Agar (pelajar) tahu secara langsung dampak dari narkoba sekaligus bisa mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar," tandasnya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru