Ponorogo (republikjatim.com) - Untaian kalung bunga menjadi tradisi penyambutan para pejabat menghadiri acara resmi. Namun, tidak demikian dengan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Bupati yang baru pekan kemarin dilantik ini, menolak saat prosesi pengalungan untaian bunga saat kalung ronce bunga di MTsN 2 Ponorogo.
"Mohon maaf, saya tidak usah dikalungi bunga," ujar Sugiri Sancoko kepada Kepala MTsN 2 Ponorogo, Selasa (02/03/2021).
Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim
Sugiri mengaku menolak di kalungi untaian bunga karena merasa dirinya sebagai pelayan masyarakat. Pihaknya meminya agat tidak perlu lagi repot memberikan kalung bunga.
Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo
"Wes ora bois kalungan bunga. Saya bukan siapa-siapa. Saya abdi rakyat jadi jangan dikalungi bunga," pintahnya.
Sementara Kepala MTsN 2 Ponorogo, Tarib mengaku bahagia madrasah yang dipimpinnya menjadi sekolah pertama yang dikunjungi Bupati Ponorogo. Tarib mengaku mendapat pelajaran berharga di awal kunjungan Sugiri karena tidak mau menerima dikalungi bunga itu.
"Kami merasa sangat terharu dengan sikap Bupati Ponorogo yang sederhana ini. Bupati menghilangkan kasta. Yang ada, hanya kesederhanaan yang selalu muncul dari Pak Giri," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi