Surabaya (republikjatim.com) Kanwil Kemenkumham Jatim membuat langkah antisipatif dalam menekan penyebaran Covid-19. Salah satu kebijakannya menerapkan Work From Home (WFH) 100 persen bagi seluruh pegawai.
Meski seluruh pegawai bekerja dari rumah, masyarakat tetap bisa memanfaatkan layanan secara daring. Hal ini disampaikan Kakanwil Kemenkumham Jatim Krismono, Jumat (08/01/2021). Menurutnya, kebijakan untuk 100 persen WFH ini dimulai tanggal 11 sampai 15 Januari 2020 mendatang.
Baca juga: Wabup Sidoarjo Terima Penyerahan Bayi Laki-Laki yang Ibunya Meninggal di Rutan Perempuan Porong
"Kebijakan ini sebagai bentuk antisipasi dan respon Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menjadi kebijakan pemerintah pusat," ujar Krismono.
Saat seluruh pegawai WFH, pihaknya bakal melakukan disinfeksi (menyemprot) seluruh bagian kantor. Karena pekan berikutnya, mulai 18 Januari 2021, sebanyak 25 persen pegawai akan mulai melakukan Work From Office (WFO) secara bergiliran.
"Ketika aktifitas kantor mulai dilakukan, pegawai yang WFO merasa nyaman dan aman," ungkapnya.
Meski WFH, Krismono menegaskan pihaknya akan terus melakukan monitoring kinerja para pegawai. Salah satunya dengan melakukan apel secara virtual setiap hari. Selain itu, sistem presensi juga sudah dilakukan dengan aplikasi SIMPEG.
"Pasti kami akan cek jurnal pegawai setiap hari. Upaya ini agar kami bisa tahu apa saja yang dilakukan para pegawai selama WFH," tegasnya.
Selain itu, pelayanan publik juga tetap berlangsung. Terkait pelayanan publik seperti pendaftaran produk Kekayaan Intelektual, Legalisasi Elektronik, Konsultasi Hukum, Keimigrasian dan Pemasyarakatan bisa dilakukan secara daring. Karena selama ini, pelayanan yang ada memang bersifat fasilitatif dan biasa dilakukan secara daring.
"Terutama untuk layanan di bidang Administrasi Hukum Umum dan Kekayaan Intelektual, kami membuka hotline untuk masing-masing pelayanan, jika kesulitan bisa mengecek melalui website," ungkapnya.
Sebagai bentuk perhatian, pagi ini para Pimti juga membagikan masker dan multivitamin kepada pegawai. Penyerahannya dilakukan secara simbolis kepada perwakilan pegawai saat apel pagi.
"Saya berharap selama WFH, pegawai benar-benar tetap di rumah dan tidak keluyuran untuk hal-hal tidak penting," tandasnya. Kem/Hel/Waw
Editor : Redaksi