Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo mengundang buruh dan pengusaha di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (10/12/2020). Kegiatan ini tujuannya untuk menguatkan komunikasi dan koordinasi antar lembaga ketenagakerjaan.
Kegiatan penguatan melalui temu persepsi ini dibuka Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono. Selain itu, dihadiri Ketua DPRD Sidoarjo, Usman, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo serta Ketua Konfederasi SPSI Jawa Timur Achmad Fauzi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkab Sidoarjo, Feny Apridawati dan Kasat Intelkam Polresta Sidoarjo, AKP Meby Trisono.
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono mengajak menyamakan persepsi dalam langkah kebijakan ketenagakerjaan sangat penting. Menurutnya, harmonisasi industri merupakan tangung jawab bersama. Jika timbul perselisihan hubungan industrial dapat dipecahkan melalui musyawarah.
"Kami berharap aksi mogok kerja maupun upaya penutupan perusahaan sedapat mungkin dihindari. Karenanya kegiatan seperti ini penting manfaatnya. Melalui kegiatan ini fungsi koordinasi dari masing-masing unsur dapat lebih ditingkatkan," ujar Hudiyono.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemkab Sidoarjo, Feny Apridawati menjelaskan koordinasi dan komunikasi lembaga tripartit selama masa pandemi Covid-19 masih berjalan baik. Meski hal ini dilakukan lewat Medsos.
"Kalau ada masalah ketenagakerjaan masih dapat didiskusikan dengan baik. Kedepan kami berharap komunikasi dan koordinasi seperti ini dapat dijalin lebih maksimal," pintahnya.
Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengakui mensinergikan unsur ketenagakerjaan tidak mudah. Namun pemerintah hadir untuk menjadi penyeimbang. Baginya, kehadiran pemerintah di dalam lembaga tripartit sifatnya inparsial atau tidak berpihak.
"Kehadiran lembaga tripartit dari unsur pemerintah, pengusaha dan pekerja dapat membuat hubungan yang tepat sesuai regulasi. Selain itu untuk membuat hubungan kesetaraan yang saling menghargai. Hubungan kerja harus ada kesamaan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi