Minta Foto Model Gantung, Geri Tewas Menggantung di Pasar Porong

republikjatim.com
GANTUNG DIRI - Korban gantung diri Geri Fransiskus alias Brewok (50) warga Wonokromo, Surabaya yang berdomisili di Dusun Pandokan Lor, Desa Lajuk, Kecamatan Porong ditemukan tewas gantung diri di area lapak Pasar porong, Minggu (22/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Geri Fransiskus alias Brewok (50) warga Wonokromo, Surabaya yang berdomisili di Dusun Pandokan Lor, Desa Lajuk, Kecamatan Porong, Sidoarjo menggegerkan warga Pasar Porong. Korban ditemukan tewas gantung diri, dengan seutas tali tampar yang digantung pada rangka lapak penjualan yang ada di Pasar Porong.

Penemuan korban tewas gantung diri di samping lapak penjualan Hand Phone (HP) milik Sutris warga Lingkungan Juwet, Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo itu membuat warga gempar, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Apalagi, sebelumnya korban Geri juga masih bercanda dengan teman-temannya. Bahkan adanya kabar dari mulut ke mulut, membuat pedagang dan pengunjung pasar terbesar di Jatim ini langsung memadati lokasi kejadian untuk melihat kondisi korban.

"Awalnya, kami mengira korban berguara dan bercanda. Karena korban meminta foto dengan posisi (gaya) menggantung. Setelah leher dan kepala diikat sendiri dengan tali tampar, kemudian tubuh korban tidak lagi bergerak," ujar saksi Fendi warga Kelurahan Gedang, Kecamatan Porong di lokasi kejadian.

Pria 30 tahun ini mengaku sangat kaget begitu tubuh korban tak bergerak. Bahkan saat dibangunkan juga tidak merespon dan tidak bergerak sama sekali.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Kami mengira korban action (bergaya), tidak tahunya benar-benar meninggal dengan kondisi menggantung. Karena itu, peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Porong untuk ditindaklanjuti," ungkapnya.

Anak kandung korban, Lina Ferdianti mengaku dirinya sebelumnya tidak ada firasat apa pun atas kematian orangtuanya itu. Alasannya, seperti biasanya, orangtuanya ini berpamitan ke Pasar Porong untuk bekerja.

"Saya tidak tahu persis kejadiannya, tahu-tahu Bapak meninggal di area pasar. Diluar dugaan kami," tegasnya.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sementara Kapolsek Porong, Kompol Sarwo Waskito melalui Ps Kanit Reskrim Aiptu Asnan membenarkan di area Pasar Porong (paspor) ditemukan sesosok mayat pria dengan kondisi menggantung. Berdasarkan laporan warga itu, petugas Polsek Porong bersama tim Inafis Polresta Sidoarjo langsung menuju lokasi kejadian. Petugas pun langsung melaksanakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Hasilnya, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan maupun penganiayaan. Korban murni meninggal karena gantung diri. Jenazah korban dievakuasi dan dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk divisum," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru