Kebakaran Empat Ruko Berlantai Dua di Pasar Larangan Sidoarjo Dipicu Korsleting Listrik

republikjatim.com
KORSLETING - Tim penyidik kepolisian menduga kebakaran empat ruka berlantai dua di Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo dipicu akibat korsleting (hubungan arus pendek) aliran listrik di ruko lantai dua, Selasa (10/11/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik kepolisian menduga kebakaran yang melanda empat unit ruko berlantai dua di komplek Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo dipicu adanya hubungan arus pendek (korsleting) aliran listrik. Titik awal api, diduga berasal dari lantai dua ruko Toko Elektronik Cahaya Abadi.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran karena adanya hubungan arus pendek aliran listrik," ujar Kapolsek Candi AKP Yulie Khrisna, Selasa (10/11/2020) di lokasi kejadian.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Yulie menceritakan berdasarkan hasil keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP sementara diketahui api kali pertama muncul di lantai dua Toko Elektronik Cahaya Abadi 1 bagian selatan. Kemudian, kobaran api dengan cepat merembet ke arah utara hingga membakar Toko Cahaya Abadi 2. Tak hanya sampai disitu, api juga merembet ke Toko Emas Kentjana dan ke Toko Emas Gadjah.

"Karena petugas Pemadam Kebakaran (PMK) bergerak cepat, yang terbakar dari keempat ruko itu hanya di lantai dua saja. Untuk lantai bawah baik barang dan bangunannya masih tergolong aman," ungkapnya.

Dalam peristiwa kebakaran itu, kata Yulie api berhasil dipadamkan petugas PMK sekitar satu jam setelah awal kebakaran. Kendati demikian, selang satu jam usai api padam petugas PMK masih tetap melaksanakan pembasahan di sejumlah titik agar api benar-benar padam.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Untuk nilai kerugiannya belum bisa dipastikan. Karena empat ruko itu pemiliknya berbeda-beda. Hanya saja, ditaksir kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah. Karena toko elektronik di lantai dua juga banyak barang yang tak bisa diselamatkan," tegasnya.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sementara salah seorang petugas PMK Candi, Huda mengakui prosesi pemadaman api di ruko dua lantai itu terdapat sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya soal pengambilan pasokan air yang berjarak sekitar sekitar 1,5 kilometer. Hal itu juga memakan waktu dan memperlambat prosesi pemadaman.

"Ada sekitar 15 mobil PMK yang dikerahkan untuk memadamkan api. Kami tak ingin api menjalar kemana-mana. Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sejam setelah kebakaran meski mengambil airnya lumayan jauh," tandasnya. Yan/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru