Hujan Deras Seharian Guyur Ponorogo, 5 Rumah Warga Porak Poranda Ditejang Longsor

republikjatim.com
LONGSOR - Beberapa wilayah di Ponorogo diterjang longsor mulai dua rumah di Dusun Kocor, Desa/Kecamatan Sawoo, satu rumah di Pulung dan satu rumah di Pudak, Senin (02/11/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Hujan deras Minggu siang hingga malam hari, mengguyur sejumlah wilayah Ponorogo. Akibat hujan berjam-jam itu, menyebabkan sejumlah wilayah di Ponorogo porak poranda diterjang longsor.

Intensitas hujan yang cukup tinggi, tidak hanya mengakibatkan tanah longsor, tetapi beberapa saluran serta sungai tersumbat sampah hingga mengakibatkan air banjir meluap ke jalan.

Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim

Berdasarkan data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Ponorogo bencana tanah longsor terjadi di lima wilayah kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Sawoo, Sooko, Pulung, Pudak dan Kecamatan Badegan.

Kapolsek Sawoo, AKP Paidi mengatakan longsor di wilayahnya menimpa dua rumah warga dengan kerugian mencapai sekitar Rp 50 jutaan. Menurutnya, hujan deras pada Minggu siang hingga Senin dini hari itu menyebabkan dua rumah warga hancur diterjang material longsor. Yaitu rumah milik Senin dan rumah milik Ponen. Keduanya warga Dusun Kocor, Desa/Kecamatan Sawoo.

"Tebing yang berada di belakang rumah kedua warga itu ambrol. Untuk rumah Senin longsor menerjang dan merobohkan tembok dapur setinggi 3,5 meter dengan panjang 6 meter. Sedang di rumah Ponen yang roboh tembok rumah setinggi 3,5 meter dengan panjang 6 meter. Masing-masing korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 jutaan," ujar Paidi, Senin (02/11/2020).

Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo

Selain longsor menerjang rumah kedua warga, Kepala Desa Sawoo, Sariono mengaku adanya talud jalan yang ambrol. Talud bangunan Pemkab Ponorogo itu, ambrol di KM 3 jalur Sawoo- Tumpakpelem.

"Talud di samping jembatan itu ambrol dengan sepanjang 13 meter dengan ketinggian 7 meter," tegasnya.

Baca juga: Dikenal Santun dan Supel, Ini Sosok Elly Widodo Adik Bupati Ponorogo yang Ikut Terjaring dalam OTT KPK

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pemkab Ponorogo, Setyo Budiono menegaskan ada beberapa titik bencana tanah longsor yang tersebar di lima kecamatan. Bahkan longsor di Ponorogo merusak 5 rumah warga karena diterjang material longsor itu. Kelima rumah warga yang rusak diterjang longsor itu ada di 5 kecamatan. Yakni di Kecamatan Pulung, Pudak, Sooko, Badegan dan Kecamatan Sawoo.

"Untuk kerugian totalnya masih diinventarisir. Kami menghimbau kepada masyarakat yang bermukim di dekat tebing dan dekat sungai agar lebih hati-hati dan waspada saat hujan deras. Kalau mengetahui ada gejala akan longsor agar secepatnya melapor ke desa atau Polsek atau BPBD agar bisa dipantau," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru