Tiga Bocah Ponorogo Ditemukan Tewas Tenggelam di Dasar Belik Sumber Air

republikjatim.com
OLAH TKP - Petugas Polres Ponorogo dan Polsek Sambit melaksanakan olah TKP di belik tempat ketiga korban tewas tenggelam di Dusun Banyuripan, Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Ponorogo, Minggu (01/11/2020).

Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Dusun Banyuripan, Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit, Ponorogo digeger. Ini menyusul ditemukannya tiga bocah tewas tenggelam di dasar Belik (sumber air aliran sungai kecil) yang berada di wilayah desa setempat, Minggu (01/11/2020).

Ketiga korban adalah Reivanno Eza Mustafa (7), Rafkah Robbi Putra Pratama (7) dan Dian Muhamad Arifin (8). Ketiga korban tinggal bersama orang tuanya dan masih bertetangga.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

"Saat ditemukan di belik sumber air, ketiganya sudah dalam kondisi tidak bernyawa (meninggal)," ujar Kapolsek Sambit, AKP Sutriatno dikonfirmasi melalui Paur Humas Polres Ponorogo Ipda Yayun Sriwiningrum, Minggu (01/11/2020).

Yayun menjelaskan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 12.00 WIB. Awalnya, orang tua korban mencari anaknya yang keluar bermain sejak pagi belum kunjung pulang hingga siang. Sedangkan, peristiwa nahas ketiga bocah tenggelam ini diketahui petugas Polsek Sambit setelah adanya laporan para saksi. Ketiga saksi itu yakni Sarnianto (55), Marsono (38) dan Miskun (60) semuanya masih tetangga dan kerabat orang tua ketiga korban.

"Mereka yang melapor karena ketiga saksi yang diajak mencari ketiga korban," imbuhnya.

Baca juga: APH Sidoarjo Kecolongan, Gudang Penadah Motor Curian Digrebek Petugas Polrestabes Surabaya di Jumputrejo Sukodono

Kronologisnya, kata Yayun berdasarkan keterangan para saksi dan orang tua korban, Minggu pagi sekitar pukul 08.30 WIB, ketiga korban yang rumahnya saling berdekatan bermain keluar rumah sambil membawa ketapel. Selama ini, ketiga korban sudah terbiasa bermain bersama sama. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB, ketiga korban belum juga pulang, hingga keluarga korban bersama ketiga orang saksi berusaha mencari keberadaan korban.

"Saat mencari korban, saksi mengetahui tiga pasang sandal milik korban di TKP (Belik). Seketika saksi curiga dan selanjutnya langsung mencari ke dalam Belik dengan cara masuk ke dalam belik dengan meraba menggunakan kaki," tegasnya.

Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP

Saat itulah, kata Yayun para saksi menemukan ketiga korban tenggelam di dalam belik itu. Selanjutnya ketiganya diangkat dari dalam belik sedalam 1,5 meter itu. Tapi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian kasus ini dilaporkan ke Polsek Sambit. Setelah mendapatkan laporan, petugas Polsek Sambit, tim Inafis Polres Ponorogo serta tim medis langsung menuju TKP dan memeriksa korban.

"Hasil pemeriksaan dan olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh ketiga korban. Korban diduga murni meninggal karena tenggelam di belik itu. Karena ketiga pihak keluarga korban menerima musibah ini, ketiga korban diserahkan ke pihak keluarga masing-masing," pungkasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru