Ngecas HP Ditinggal Jaga Warung, Rumah Warga Kenongo Tulangan Ludes Terbakar

republikjatim.com
LUDES - Rumah milik Wagimin (50) warga Dusun Ganting, Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo ludes terbakar gara-gara ngecas HP, Kamis (15/10/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami Wagimin (50) warga Dusun Ganting, Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Kamis (15/10/2020). Rumah milik pria berusia 50 tahun ini ludes terbakar, hanya diduga gara-gara ngecas Hand Phone (HP).

"Kami pastikan tak ada korban jiwa dalam kebakaran rumah ini, tapi kerugian korban mencapai sekitar Rp 30 juta," ujar Kapolsek Tulangan, AKP A Agung GPW kepada republikjatim.com, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Ribuan Anak Padati Lapangan Pasmar 2, Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pintar Bisa Dipelajari, Kejujuran Harus Dicetak Dini

Dalam kebakaran rumah itu, kata Agung yang juga mantan Kapolsek Wonoayu ini ada dua saksi yang melaporkan kebakaran itu. Diantaranya, Subeki (54) warga Dusun Ganting Desa Kenongo dan Muadah (53) warga Dusun Grinting, Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo.

"Barang bukti yang kami amankan abu bekas terbakarnya rumah korban," imbuhnya.

Agung menceritakan dugaan awal kebakaran itu, diduga karena pemilik rumah mengecas HP dan ditinggal berjualan di warungnya. Tak berselang lama dua saksi yang masih tetangga korban sudah melihat asap dan kepulan api.

Baca juga: Diduga Tabrak Peraturan Musdes dan Temukan 177 Data Penerima Bermasalah, Penyaluran Bantuan Kalimati Diadukan Dewan

"Seketika itu warga sekitar langsung berusahan memadamkan api dan menghubungi petugas PMK itu," tegas mantan Kapolsek Sedati ini.

Baca juga: Perkuat Sinergi hingga Akar Rumput, Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Gelar Subuh Keliling Perdana di Waru

Tidak berselang lama, kemudian tiga unit mobil PMK Buduran datang dan melakukan pemadaman (pembasahan) di TKP. Hingga akhirnya, selang satu jam api berhasil dipadamkan. Dalam peristiwa kebakaran itu, tidak ada korban korban jiwa.

"Petugas yang datang ke TKP tidak hanya menolong korban, tapi juga menghubungi mobil PMK, menggelar olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru