Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah pohon ambar tumbang berukuran besar roboh di depan perkiran (Kogen) PT Tjiwi Kimia JL Raya Surabaya-Mojokerto, Desa Kramattemenggungan, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Kamis (08/10/2020) malam. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tumbangnya pohon raksasa itu.
Pohon tumbang dengan posisi robohnya selatan dan utara hingga menutup seluruh badan jalan Nasional itu.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian sopir truk tronton bernopol S 9317 UH, Amirulloh Ahmad (46) warga Kranggi, Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran, Sidoarjo menceritakan pohon tumbang itu berjarak 10 meter dari truknya yang melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto. Rencananya, dia berkirim Semen Gresik Indonesia ke gudang SID di Blitar.
"Sampai di tempat kejadian perkara, saya kaget karena mendadak pohon ambruk dan menutup jalan," ujarnya.
Amirulloh menjelaskan saat itu dirinya menoleh spion kanan dan kiri. Dia berpikir ada motor terjatuh. Tidak tahunya pohon Ambar tumbang dan menutupi badan jalan.
"Baik kendaraan yang dari arah Surabaya-Mojokerto maupun sebaliknya tidak bisa melintas. Beruntung di depanku tidak ada kendaraan lain," imbuhnya.
Sementara Kanit Lantas Polsek Tarik, Ipda Irwan Siswanto meminta pengguna jalan (pemakai) jalan dari arah Mojokerto menuju ke Surabaya dan sebaliknya, mengambil jalan alternatif lewat jalan tol Sumo. Menurutnya, akan tetapi tak berselang lama, usai dievakuasi jalur sudah bisa dilalui lagi.
Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP
"Tapi masih menggunakan sistem buka tutup secara bergantian," tegasnya.
Salah seorang warga, Husain mengakui pohon tumbang sekitar pukul 19.30 WIB itu, sempat membuat macet kendaraan sekitar 10 kilometer dari arah Surabaya menuju Mojokerto. Begitu juga sebaliknya.
"Tim relawan Punakawan Mojopahit dibantu Polsek Tarik membantu proses evakuasi pohon tumbang itu agar bisa dilalui kendaraan lagi," tandasnya. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi