Pj Bupati Sidoarjo Minta Taman Abhirama Jadi Taman Edukasi Patuh Protokol Kesehatan

republikjatim.com
SIDAK - Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Taman Abhirama di JL Ponti, Sidoarjo, Sabtu (03/10/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebagai taman keluarga, Taman Abhirama yang ada di JL Ponti, Sidoarjo semakin banyak dikunjungi warga diantara taman kota lainya di Sidoarjo. Hal ini menarik perhatian Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono untuk meninjau ke Taman Abhirama, Sabtu (03/10/2020).

Dalam kunjungan ini Pj Bupati Sidoarjo didampingi Kepala DLHK, Kepala Disporapar dan Kasatpol PP Pemkab Sidoarjo.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, Sigit Setyawan mengatakan Taman Abhirama dibangun sekitar tahun 2015. Taman itu merupakan taman tematik pertama di Sidoarjo. Taman ini menjadi salah satu harapan masyarakat.

"Setelah adanya Pj Bupati Sidoarjo, kami segera lari kencang mempersiapkan pembangunan yang ada di Sidoarjo di masa Covid-19 ini," ujarnya.

Sementara Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menegaskan antusiasme masyarakat untuk mendatangi tempat-tempat wisata serta kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan sangat luar biasa. Menurutnya, peran orang tua yang mengajak putra putrinya yang masih usia dini juga sangat tertib menerapkan protokol kesehatan. Bahkan 100 persen pengunjung menggunakan masker.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Apalagi di pintu masuk Taman Abhirama telah difasilitasi tempat cuci tangan dan alat pendeteksi suhu tubuh. Artinya Taman ini memberikan edukasi kepada masyarakat soal tertib protokol kesehatan," tegasnya.

Hudiyono memberikan beberapa saran. Diantaranya, untuk fasilitas protokol kesehatan seperti fasilitas cuci tangan, dan handsanitizer tidak hanya disediakan di pintu masuk saja. Akan tapi disediakan di setiap titik di dalam Taman Abhirama.

"Taman ini juga perlu perawatan. Karena hijaunya sudah bagus, tapi masih kotor. Ke depan kami sulap menjadi hijau yang sungguhan. Kami akan koordinasikan dengan provinsi Jatim, kalau wilayah Sidoarjo sudah kuning akan dibuka untuk umum, dengan menerapkan New Normal di Taman ini," ungkapnya.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Sementara saat ini, hanya tinggal 0,18 persen wilayah Sidoarjo akan menjadi wilayah kuning.

"Itu artinya tingkat yang berdampak positif makin kecil. Wajah kota itu bisa dilihat dari taman kotanya," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru