Warga Semampir Krian Gelar Doa dan Istigotsah Bersama Agar Warga Bebas dari Corona

republikjatim.com
DOA BERSAMA - Ratusan warga Dusun Semampir, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian menggelar doa dan istigotsah bersama pada malam 27 Ramadhan untuk keselamatan warga di tengah pandemi Covid-19, Selasa (19/05/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ratusan warga dan Karang Taruna Dusun Semampir, Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Sidoarjo mengelar doa dan istigotsah bersama pada malam 27 Ramadhan (laitul qhodar), Selasa (19/05/20) malam. Kegiatan ini dalam rangka mencegah dan menunjukkan rasa prihatin mendalam akibat dampak sosial pandemi virus Corona (Covid-19).

Doa dan istigotsah bersama ini digelar dengan cara unik. Pesertanya cukup berada di depan rumah masing-masing dan dipandu pengeras suara dari musalah. Selain itu warga diwajibkan menggunakan masker, menyalakan lilin dan menyediakan makanan (ambengan) di depan rumah masing-masing sesuai tempat yang disediakan panitia.

Doa dan istigotsah bertema Doa Kebangsaan ini bertujuan semua umat agar terbebas dari pandemi Covid-19. Kegiatan ini didukung beberapa pihak seperti 76 Happy Community.

Ketua RW 06 Semampir, Sutrisno mengatakan kegiatan ini sebagai simbol rasa syukur dan rasa kepedulian warga. Warga secara bersama-sama memohon dan meminta ampunan serta pertolongan Allah SWT agar pandemi virus Corona segera menghilang dari muka bumi ini.

"Kami minta pandemi Covid-19 musnah, agar warga bisa hidup normal kembali," katanya, Selasa (19/05/2020) malam.

Kegiatan ini, kata Sutrisno dipilih pada malam 27 bulan puasa Ramadhan karena yakini sebagai malam laitul qodar.

"Karena malam lailatul qodar semua doa dapat diijabahi dan dikabulkan Allaj SWT," ungkapnya.

Sementara Kades Sidorejo, Agus Triana menegaskan sangat mendukung kegiatan warga Dusun Semampir dalam menggelar doa bersama agar pandemi Covid-19 berakhir. Selain itu, pihaknya mengapresiasi cara masyarakat saat doa bersama itu.

"Karena kegiatan digekar cukup kreatif dan inovatif. Yakni masyarakat masih memperhatikan social distance berjarak 1 meter di depan rumah masing-masing. Mudah-mudahan hal baik ini bisa ditiru dusun lainnya agar tetap waspada terhadap penyebaran virus Corona," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru