Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Cek Posko Pengungsi, Bakal Dirikan Posko di Tiap Kecamatan

republikjatim.com
CEK - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengecek kesiapan posko penampungan pengungsi dan dapur umum tanggap bencana di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (06/01/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melalui BPBD Sidoarjo bersama dengan Polresta Sidoarjo ,Kodim 0816/Sidoarjo, SAR dan relawan mendirikan Posko Penampungan Pengungsi dan Dapur Umum Tanggap Bencana di Desa Candipari, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Senin (06/01/2020). Ini sebagai antisipasi terjadinya banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah Sidoarjo yang sudah diprediksi BMKG, yang bakal terjadi Januari hingga Februari mendatang.

Posko ini disiagakan untuk 4 desa. Yakni desa Candipari, Desa Wunut, Desa Sawahan dan Desa Pamotan. Keempat desa ini termasuk yang rawan banjir.

Dalam waktu dekat, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah bersama Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, BPBD Sidoarjo dan Kodim 0816/Sidoarjo bakal rapat koordinasi terkait rencana pendirian posko di setiap kecamatan.

"Pendirian posko di setiap kecamatan dinilai penting. Karena penanganan bisa dilakukan lebih cepat jika sewaktu-waktu terjadi bencana," kata Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito kepada republikjatim.com, Senin (06/01/2020).

Bagi Dwijo langkah yang akan dilakukan dalam waktu dekat adalah rapat koordinasi dengan Bupati bersama Kapolresta, Kodim 0816 dan Tim Tanggap Bencana. Hal ini terkait rencana pendirian posko tanggap bencana di setiap kecamatan. Apalagi, setelah terjadi puting beliung sebagai antisipasi sekarang.

"Cuaca ekstrem dengan curah hujan yang sangat tinggi. Sejak November Bupati sudah mengeluarkan status siaga sampai dengan bulan maret. Prediksi BMKG curah hujan sangat tinggi hampir rata di wilayah Sidoarjo, akan terjadi bulan Januari hingga Februari. Jadi diantisipasi sejak awal," imbuhnya.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah bersama dengan Kapolresta Sidoarjo meninjau langsung lokasi penampungan dan melakukan pengecekan Tim Tanggap Bencana dan kelengkapan lain yang digunakan. Diantaranya mobil kesehatan, perahu karet, mobil ambulan dan gergaji mesin. Termasuk layanan trauma healing.

"Posko ini disipakan untuk mengantisipasi kalau daerah sekitar terjadi banjir. Mengingat prediksi dari BMKG dalam waktu dekat curah hujan di wilayah Sidoarjo sangat tinggi. Jadi diantisipasi sejak awal," tegas Saiful Ilah.

Dalam waktu dekat, lanjut Saiful Ilah pihaknya bakal rapat koordinasi untuk merencanakan pendirian posko di setiap kecamatan.

"Mengingat potensi curah hujan tinggi merata di setiap wilayah Sidoarjo," pintahnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyiapkan anggotanya jika sewaktu -waktu terjadi bencana banjir. Polisi bersama Kodim 0816, tim SAR dan BPBD Sidoarjo akan siap siaga mengevakuasi warga ke posko penampungan.

"Polri bersama TNI siap membantu warga jika terjadi bencana. Kami segera datang ke lokasi dan membantu warga dengan mengarahkan ke lokasi penampungan. Kami juga mengecek langsung lokasi dapur umum dan penampungan maupun kelengkapan yang lain menunjukkan kesiapan dan sinergitas tim tanggap bencana Sidoarjo," tandasnya. Yan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru