Sidoarjo (republikjatim.com) - Dapur rumah milik Novi Karolina (34) di Perum Surya Kencana Cluster Jupiter Blok E Nomor 25, Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo ludes terbakar, Rabu (24/01/2018) malam. Dalam kebakaran ini, diperkirakan korban mengalami kerugian Rp 15 juta.
Awalnya, warga setempat mendapati kepulan asap putih beserta api membumbung tinggi di bagian dapur. Seketika warga bergotong-royong memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. Kebakaran ini, kali pertama diketahui tetangga korban, Popy Firmansyah (24) ketika di warung kopi sedang melayani pembeli. Saksi mendapati kepulan asap putih di bagian belakang (dapur). Tak berselang lama, asap putih itu disertai api semakin membesar dan membumbung tinggi.
Karena kebingungan saksi berteriak meminta tolong warga setempat untuk memadamkan api. Namun rumah itu kondisi pintu terkunci dari luar. Akhirnya warga menjebol jendela yang berada di depan rumah dan berhasil masuk langsung memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Saat kebakaran Ivon (4) anak korban paling kecil sedang tidur berdekatan dengan dapur. Saat itu, balita ini ditinggal ibunya menjemput Putri Adilita Pratama (14) anak pertama pulang dari sekolah di Jati, Kecamatan Sidoarjo.
"Sebelum kebakaran terjadi di rumah dirinya sedang memasak pepes. Kemudian api dari kompor dikecilkan dan ditinggal menjemput anaknya pulang dari sekolah," terang korban Novi Karolina dihadapan petugas, Rabu (24/01/2018).
Novi mengaku tidak tahu rumahnya terbakar. Saat kembali pulang ke rumahnya sudah dalam kondisi terbakar itu.
"Memang anak saya yang paling kecil (Ivon) tidak saya ajak untuk menjemput kakaknya karena sedang tidur," imbuhnya.
Saksi kebakaran Popy Firmansyah mengungkapkan beruntung anak korban dapat diselamatkan. Apalagi, posisi kamar tidur balita ini berdekatan langsung dengan dapur.
"Saat melihat api itu sudah membesar dan merembet ke atap (rangka) terbuat dari gafalum dan pintu rumah keadaan terkunci. Kalau langit-langit atap rumah terbuat dari kayu kemungkinan anak korban turut terbakar," ungkap tetangga korban ini.
Sementara Kapolsek Tulangan, AKP Nadzir Syah Basri menegaskan kebakaran itu di bagian dapur. Namun peristiwa itu, tidak ada laporan dari korban maupun warga. Akan tetapi anggotanya di lapangan mengecek serta membantu warga maupun korban untuk pembasahan. Api berhasil dipadamkan sebelum 2 unit mobil PMK milik Pemkab Sidoarjo tiba di lokasi kejadian.
"Dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Kerugian material dialami korban diperkirakan mencapai Rp 15 juta. Korban meninggalkan rumah menjemput anaknya pulang dari sekolah dengan kondisi kompor menyala. Kami menghimbau seluruh masyarakat, sebelum bepergian terlebih dahulu cek semua terutama kompor," pungkasnya. Waw
Editor : Redaksi