Toko Pracangan di Tulangan Ludes Terbakar Pemilik Merugi Rp 150 Juta

republikjatim.com
LUDES TERBAKAR - Toko UD Santoso (Ansang) di JL Raya Tulangan, Kabupaten Sidoarjo ludes terbakar, Rabu (17/01/2018).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah toko pracangan UD Santoso (Ansang) yang terletak di JL Raya Tulangan, Kabupaten Sidoarjo ludes terbakar, Rabu (17/01/2018) sore. Kebakaran toko milik Aji Pusoko warga RT 09, RW 01, Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan yang ada di samping utara Pabrik Gula (PG) Tulangan ini, belum diketahui secara pasti penyebabnya.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB ini, kali lertama ditekahui pengguna jalan yang kebetulan masih tetangga korban. Melihat adanya kepulan asap putih membumbung tinggi dari dalam toko samping kanan, saksi langsung memberitahu pemilik toko yang saat itu sedang pulang. Mendengar kabar tokonya terbakar, Aji Pusoko berserta istrinya seketika bergegas menuju toko untuk melihatnya. Betapa kaget keduanya, setibanya di depan toko api sudah membesar dan membakar seluruh isi daganganya.

Kebakaran ini langsung dilaporkan ke Polsek Tulangan. Sedangkan warga sekitar dan pengguna jalan berusaha untuk memdamkan api. Namun kecang angin membuat api sulit dipadamkan. Api berhasil dipadamkam sekitar pukul 16.30 WIB dengan melibatkan 4 unit mobil PMK milik Pemkab Sidoarjo.

"Penyebab kebakaran masih belum diketahui pasti penyebabnya. Saat ini masih dalam penyelidikan," terang Kapolsek Tulangan, AKP Nadzir Syah Basri melalui Kanit Reskrim, Ipda Sudarso kepada republikjatim.com, Rabu (17/01/2018).

Sudarso menceritakan dalam kebakaran itu tidak korban jiwa. Hanya ada kerugian material yang diderita korban diperkirakan mencapai sebesar Rp150 juta. Selama ini, toko itu buka berjualan antara pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Selebihnya, ditinggal pemiliknya pulang ke rumah.

"Saat kejadian di dalam toko tidak ada orang sama sekali, kondisinya kosong dan hanya barang dagangan," imbuhnya.

Sementara itu, lanjut Sudarso saat kebakaran banyak terjadi ledakan yang diduga dari tabung gas elpigi. Oleh karenanya, petugas polisi di lapangan mensetrilkan lokasi dan melarang warga maupun pengguna jalan untuk mendekati lokasi. Sementara arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif lain agar tidak memicu kemacetan.

"Catatan kami barang dagangan yang terbakar 30 tabung berisi gas elpigi, 4 almari es kristal, obat-obatan, rokok dan air mineral serta sejumlah makanan," pungkasnya. Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru