Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Haul Masyayikh Sidogiri ke 6 menjadi momentum penting untuk
mengenang sekaligus meneladani perjuangan para ulama dalam membangun pendidikan dan akhlak umat. Hal itu, disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana saat
menghadiri acara Haul Masyayikh Sidogiri dan Halal Bihalal yang digelar di halaman Masjid Baitus Su’ada, Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Selasa (31/03/2026) malam.
Kegiatan ini, diikuti ratusan alumni santri Ponpes Sidogiri. Dalam acara itu, turut hadir Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Fuad Noerhasan, Majelis Keluarga PPS KH Baharuddin Toyyib, Ketua Pengurus Pusat IASS KH Ahmad Sa’dulloh Abd Alim, Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo KH
Moh Zuhri Zaini, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto, Forkopimka Kecamatan Candi, Pengurus Ranting NU Sumokali serta para Banom.
Dalam sambutannya, Mimik Idayana mengungkapkan rasa syukur karena dapat hadir bersama dalam keadaan sehat. Ia menyampaikan masih dalam suasana bulan Syawal, dirinya atas nama pribadi dan Pemkab Sidoarjo
mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin serta memohon maaf lahir dan batin serta berharap Allah SWT menerima amal ibadah seluruh hadirin.
"Haul bukan sekadar mengenang tokoh besar saja. Akan tetapi juga menjadi
momen refleksi untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para masyayikh," ujar Mimik Idayana.
Selain itu, Mimik menyampaikan para masyayikh Sidogiri dikenal sebagai sosok yang penuh kasih, lembut dalam bertutur kata serta gigih dalam memperjuangkan pendidikan dan akhlak umat. Pemkab Sidoarjo, lanjut Mimik memberikan apresiasi atas kontribusi besar para ulama dan Pondok Pesantren Sidogiri dalam menjaga moral, persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.
"Para masyayikh telah memberikan teladan luar biasa yang menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berbuat kebaikan, menjaga kerukunan dan membangun Sidoarjo yang religius, maju dan sejahtera sekaligus Gemah Ripah Loh Jinawi," pinta Mimik Idayana.
Baca juga: Panen Buah Kelengkeng di Tulangan, Wabup Sidoarjo Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata
Mimik Idayana juga berharap semangat perjuangan para masyayikh dapat terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat serta memohon doa agar Kabupaten Sidoarjo ke depan semakin baik.
"Kami juga memohon doa untuk Kabupaten Sidoarjo agar semakin baik dan mendapatkan pemimpin yang amanah untuk kemaslahatan masyarakat Sidoarjo," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi