Sidoarjo (republikjatim.com) - Kontingen Pencak Silat Pagar Nusa dari Padepokan Harmoni Kelurahan Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Open TAMAF Cup 3 yang digelar di Lippo Plaza Sidoarjo kemarin. Para atlet ini, bertanding selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 September 2026 kemarin. Para atlet padepokan ini berhasil menyapu bersih medali untuk seluruh atlet yang diterjunkan dalam laga bergengsi itu.
Kejuaraan yang diikuti oleh kurang lebih 415 peserta dari berbagai perguruan dan daerah ini berlangsung sengit. Namun, dominasi atlet Padepokan Harmoni terlihat jelas sejak babak penyisihan hingga partai final.
"Dari total 23 atlet yang dikirim Padepokan Harmoni berhasil membawa pulang medali. Prestasi ini mencatatkan tingkat keberhasilan 100 persen. Karena, setiap atlet yang berangkat berhasil naik ke podium juara," ujar Pengasuh Padepokan Harmoni, Zainul Habibi kepada republikjatim.com, Kamis (19/02/2026).
Atas keberhasilan fantastis anak asuhnya itu, Zainul Habibi menyampaikan rasa bangga dan syukurnya. Menurutnya, hasil ini adalah buah dari disiplin tinggi dan latihan keras yang dijalani para atlet selama di padepokan.
"Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang luar biasa bagi anak-anak (didik). Kami menurunkan 23 atlet. Hasilnya, semua atlet berhasil membawa pulang medali. Ini bukan hanya soal kemenangan saja. Akan tetapi tentang mentalitas pendekar Pagar Nusa yang pantang menyerah," ungkap Zainul Habibi.
Tidak hanya itu, Zainul Habibi mengungkapkan ajang TAMAF Cup 3 ini menjadi tolak ukur penting bagi perkembangan teknik dan fisik para atletnya. Ia berharap prestasi ini tidak membuat para atlet cepat berpuas diri.
"Akan tetapi, dari kompetisi ini, harus menjadi motivasi seluruh atlet untuk menghadapi kejuaraan di level yang lebih tinggi lagi pada momen berikutnya," tandasnya.
Baca juga: Siswa PN SMK Plus NU Sidoarjo Borong Medali dalam Kejuaraan TAMAF Cup di Lippo Plaza Kota Delta
Sementara keberhasilan ini semakin memperteguh posisi Padepokan Harmoni sebagai salah satu pusat pembinaan atlet Pencak Silat Pagar Nusa yang disegani. Bahkan mampu mencetak bibit-bibit juara di masa depan.
"Diakui atau tidak, keberhasilan anak-anak (didik) ini tidak hanya diukur dari medali (tropi) juara saja. Karena Pagar Nusa memiliki pendidikan aspek spiritual, moral dan karakter hingga kebudayaan yang harus dikuasai para pesilat dibawa naungan Nahdlatul Ulama (NU)," pungkasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi