Sidak Pemicu Banjir di Wisma Tropodo, Temukan Pompa Air Usang dan Saluran Tertutup Bupati Semprot Camat dan Kadis PUBM

republikjatim.com
POMPA USANG - Bupati Sidoarjo Subandi menemukan pompa air usang dan saluran drainase tersumbat saat Inspeksi Mendadak (sidak) saluran air di Perumahan Wisma Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (15/11/2025).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Persoalan saluran air (drainase) yang berpotensi memicu banjir kembali terungkap ketika Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) saluran air di Perumahan Wisma Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (15/11/2025).

Dalam sidak itu, Subandi menemukan pompa air yang sudah usang dan tidak lagi berfungsi optimal. Selain itu, beberapa gorong-gorong di kawasan permukiman itu terlihat tertutup bangunan milik Pedagang Kaki Lima (PKL). Dampaknya, menghambat aliran air dan memperbesar risiko genangan ketika hujan deras turun.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Atas temuan itu, Subandi langsung mengeluarkan peringatan tegas kepada Camat Waru, Nawari dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA), Dwi Eko Saptono. Subandi memerintahkan agar pompa air di lokasi itu segera diganti dan saluran yang tertutup bangunan pedagang (PKL) segera dibuka.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Saya minta kedua persoalan itu ditangani secepatnya. Pompa air harus diganti dan gorong-gorong yang tertutup lapak pedagang segera dibuka. Jangan sampai warga kembali terdampak banjir," ujar Subandi di lokasi sidak.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Selain itu, Subandi juga berpesan keamanan dan kenyamanan warga harus menjadi prioritas. Ia meminta jajaran kecamatan dan dinas teknis lainnya melakukan percepatan penanganan serta memastikan seluruh saluran air di Wisma Tropodo berfungsi normal lagi.

"Kalau ada hambatan, silahkan laporkan. Yang penting pekerjaan segera jalan. Kita ingin masalah banjir di permukiman ini bisa ditekan semaksimal mungkin," tandas Subandi. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru