Dispendukcapil Jamin Kebutuhan Blangko Sampai 2026, Tidak Ada Lagi Antrean Cetak KTP di Sidoarjo

republikjatim.com
SERAHKAN - Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan e KTP baru bagi kalangan pelajar Sidoarjo yang sudah jadi dan dicetak Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Sidoarjo sudah mulai berjalan lancar. Tidak ada lagi antrean karena blangko KTP sudah terpenuhi dan bahkan berlebih. Pencetakan juga lebih mudah, bisa di kecamatan setempat atau Mal Pelayanan Publik (MPP) di JL Lingkar Timur Sidoarjo.

"Sudah tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan KTP. Blangko-nya ada dan pencetakan bisa di semua kecamatan. Kalau ada yang merasa kesulitan silahkan lapor. Pasti kita tindak lanjuti," ujar Bupati Sidoarjo, Subandi, Rabu (14/10/2025).

Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Selain itu, Subandi juga mewanti-wanti kepada semua pejabatnya untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Semua pelayanan harus mudah dan cepat. Bahkan, jika ada yang bermain-main, dia akan menindak tegas pelakunya, terutama bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kita terus pantau bersama. Warga juga kami harap bersedia melapor kalau merasa dipersulit agar bisa ditindak para pelakunya," tegas Subandi.

Sekarang ini jumlah persediaan blanko e-KTP sudah melebihi permintaan dari warga. Tidak terjadi lagi daftar tunggu seperti sebelum-sebelumnya.

"Jadi pemohon datang. Permohonan langsung proses dan bisa langsung cetak," ucap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo, Redi Kusuma.

Selain ketersediaan blanko e-KTP, kemudahan lain diperoleh warga Sidoarjo lewat pelayanan yang semakin dekat. Warga wajib KTP tidak perlu lagi datang ke Kantor Dispendukcapil atau ke Mal Pelayanan Publik (MPP).

Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta

"Mereka (pemohon) baru cukup dilayani di kantor kecamatan masing-masing," katanya.

Antusiasme warga tenyata sangat tinggi. Sejak 19 September 2025, layanan cetak e-KTP sudah mencakup 18 kecamatan. Dispendukcapil Pemkab Sidoarjo telah mengirim masing-masing 1.500 keping blanko e-KTP ke 18 kecamatan.

"Kalau stok di kecemasan habis, bisa langsung minta lagi. Sekarang stok untuk blangko di Sidoarjo semua aman," jelasnya.

Pada 18 September hingga 14 Oktober 2025, pencetakan e-KTP mencapai jumlah yang bervariasi. Masing-masing kecamatan Tarik 1.063, Prambon (652), Porong (245), Jabon (314), Tanggulangin (137), Candi (366), Sidoarjo 254), dan Krembung (550).

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Selain itu, Kecamatan Tulangan melayani pencetakan e-KTP sebanyak 693 keping, Wonoayu (490), Krian (1.615), Balongbendo (538), Taman (1.368), Sukodono (597), Buduran (252), Gedangan (375), Sedati (300), dan Waru (833).

"Dispendukcapil juga masih melayani pencetakan, termasuk di MPP yang mencapai 3.386 keping e-KTP. Total pencetakan sampai 13 Oktober mencapai 14.028 keping," ungkap Redi Kusuma.

Dia menyatakan pencetakan di Mal Pelayanan Publik mencapai 600 keping per hari pada awal-awal pelayanan disentralkan di MPP. Sekarang jumlahnya jauh berkurang setelah pencetakan bisa dilakukan di kecamatan-kecamatan.

"Permohonan sudah berkurang jauh meski MPP tetap melayani hingga saat ini. Insya Allah sampai dengan 2026 blanko dan pelayanan e-KTP aman," pungkasnya. Ary/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru