Jadi Tumpukan Sampah Plastik Industri, DLHK Sidoarjo Tutup TPA Liar Trompoasri Jabon Siap Fungsikan TPST Mangkrak

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TUTUP - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo Arif Mulyono menutup TPA Liar di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon saat Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi, Selasa (14/04/2026 ).
TUTUP - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo Arif Mulyono menutup TPA Liar di Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon saat Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi, Selasa (14/04/2026 ).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo, Arif Mulyono melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi pembuangan sampah yang dikategorikan sebagai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) liar di Desa Trompoasri Selasa (14/04/2026 ).
Dalam sidak itu, pihak DLHK didampingi Perangkat Desa, Badan 
Permusyawaratan Desa (BPD) setempat serta unsur Polsek dan Koramil setempat.

Plt Kepala DLHK Pemkab Sidoarjo, Arif Mulyono mengatakan berdasarkan temuan di lapangan, aktivitas pembuangan sampah di lokasi (TPA Trompoasri) itu disinyalir berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Arif menegaskan mulai saat ini, TPA liar itu akan ditutup untuk umum. Terutama, bagi pembuang sampah dari luar wilayah itu.

"Hari ini, kami menutup TPA Liar ini sampai manajemen desa siap. Untuk saat ini, layanan diprioritaskan untuk 
warga Desa Trompoasri melalui sistem yang baru. Kami ingin, desa ini kembali bersih sesuai namanya, Trompoasri yang asri," ujar Arif Mulyono yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan ini.

Selain itu, Arif menjelaskan adanya tumpukan sampah yang menggunung dan tercecer hingga menimbulkan kesan kumuh itu, terjadi akibat belum adanya sistem pengelolaan sampah yang memadai di tingkat desa.

"Kami hadir di sini bersama pihak desa, kecamatan, Polsek, maupun Koramil. 
Ternyata benar, kondisinya seperti ini. Hal ini terjadi karena belum ada manajemen pengelolaan sampah di Desa Trompoasri yang baik dan benar," ungkap Arif.

Sebagai langkah jangka pendek, DLHK Pemkab Sidoarjo, lanjut Arif mendorong Pemerintah Desa Trompoasri segera mengaktifkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R). 

"Dengan adanya fasilitas ini, warga tidak lagi membuang sampah ke lahan atau TPA liar ini," tegasnya.

Sementara mantan Kasun Bendungan, Desa Trompoasri, Rofiq mengakui tumpukan sampah itu, sebagian besar merupakan limbah plastik sisa industri. Saat ini, pihaknya sedang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo untuk mengidentifikasi perusahaan mana saja yang membuang limbah di 
TPA Liar itu.

"Kami berkoordinasi dengan DLHK agar lebih mudah mengidentifikasi sampah ini dari perusahaan mana saja. Tujuannya, agar nanti pengelolaannya jelas dan bisa ditangani melalui pihak desa atau BUMDes Trompoasri," ungkap Rofiq.

Meski terlihat menumpuk, kata Rofiq di lokasi itu juga terdapat aktivitas pemilahan sampah yang melibatkan warga sekitar. Hal ini, dilakukan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat agar sampah yang masih memiliki nilai jual dapat dikelola dengan baik.

"Tenaga kerjanya  warga sendiri yang memilah. Kita manfaatkan melalui BUMDes agar warga punya pekerjaan dan sampah ini, tidak hanya menumpuk tapi terkelola dengan dipilah-pilah itu," urainya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Desa Trompoasri, Suyanto menilai permasalahan sampah di desanya kini mencapai titik kritis. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang seharusnya menjadi solusi penanganan limbah warga, diketahui mangkrak selama kurang lebih dua Hingga tiga tahun terakhir. Akibatnya, praktik pembuangan sampah liar kian marak dan mengancam kesehatan masyarakat setempat.

"Fasilitas TPST ini, dibangun pada masa kepemimpinan kepala desa sebelumnya. Tapi, hingga kini gedung itu, belum bisa difungsikan secara optimal. Alasan utama gedung TPST ini dibiarkan kosong karena ketidaksiapan infrastruktur penunjangnya. Dari  jaman Kades Samsul, kendalanya mencari pengelola sampah. Di samping itu, alat-alat pendukungnya belum ada dan belum siap. Makanya, sampai sekarang belum bisa difungsikan TPST ini," paparnya.

Hingga kini, pihak Pemerintah Desa Trompoasri masih terkendala keterbatasan dana. 

"Termasuk, peralatan untuk menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada pihak profesional," tandasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Bupati Subandi Usap Air Mata Keluarga Tak Mampu di Krian dengan Bantuan Kursi Roda dan Perbaikan RTLH

Bupati Subandi Usap Air Mata Keluarga Tak Mampu di Krian dengan Bantuan Kursi Roda dan Perbaikan RTLH

Rabu, 07 Okt 2026 06:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 06:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam meringankan beban warga kurang mampu terus ditunjukkan secara nyata.…

Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Cuan, Desa Sidorejo Krian Launching Wisata Petik Melon Premium

Sulap Lahan Tidak Produktif Jadi Cuan, Desa Sidorejo Krian Launching Wisata Petik Melon Premium

Rabu, 07 Okt 2026 06:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 06:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lahan desa yang tadinya kurang produktif di Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, kini resmi disulap menjadi tempat wisata edukasi…

Sidak Proyek Betonisasi Jalan Junwangi - Kemasan Krian, Bupati Subandi Minta PPK Kerap Evaluasi Kejar Deviasi 9 Persen

Sidak Proyek Betonisasi Jalan Junwangi - Kemasan Krian, Bupati Subandi Minta PPK Kerap Evaluasi Kejar Deviasi 9 Persen

Selasa, 06 Okt 2026 20:10 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - ​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mematangkan percepatan pembangunan infrastruktur jalan. Bupati Sidoarjo, Subandi …

Sidak Rusunawa Tambak Kemerakan Krian, Wabup Sidoarjo Prihatin Merasa Eman Bangunan Megah Mangkrak

Sidak Rusunawa Tambak Kemerakan Krian, Wabup Sidoarjo Prihatin Merasa Eman Bangunan Megah Mangkrak

Selasa, 06 Okt 2026 19:18 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - ​Kondisi Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Desa Tambak Kemerakan, Kecamatan Krian, Sidoarjo memicu keprihatinan mendalam bagi Pe…

Frontage Road Waru Bebas Bangunan Liar, Satpol PP Sidoarjo Hancurkan Warung-Warung Bandel Kembalikan Fungsi Jalan

Frontage Road Waru Bebas Bangunan Liar, Satpol PP Sidoarjo Hancurkan Warung-Warung Bandel Kembalikan Fungsi Jalan

Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 18:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Sidoarjo terus bergerak cepat menata kawasan jalan protokol. Kali ini,…

Kejar Minus Progres Pekerjaan 9,9 Persen, Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 Miliar Dikebut 24 Jam Non-Stop

Kejar Minus Progres Pekerjaan 9,9 Persen, Proyek Jembatan Candinegoro Rp 1,46 Miliar Dikebut 24 Jam Non-Stop

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan Jembatan Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo dikerjakan secara maraton 24 jam penuh mulai Senin (05/10/2026).…