Sidoarjo (republikjatim.com) - Progres pengerjaan betonisasi ruas Jalan Kureksari - Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Sidoarjo cukup menggembirakan, Kamis (09/10/25).
Progres pengerjaannya surplus di atas 10 persen. Sampai Minggu kesembilan ini, progres pengerjaan sudah mencapai 15,3 persen dari 1,5 persen yang diperkirakan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo, Dwi Eko Saptono mengatakan saat ini Peningkatan Jalan Kureksari - Kepuh Kiriman masuk tahap pemasangan U-Ditch untuk saluran air. Pemasangan beton saluran air ini, sudah hampir selesai. Saat ini, sudah mencapai 75 persen.
"Sisa waktu pengerjaan jalan beton selebar 5 meter dengan berem antara 60 cm sampai 80 cm serta saluran sekitar 80 cm masih tersisa 2 bulan lagi," ujar Dwi Eko Saptono, Kamis (09/10/2025).
Dwi Eko Saptono menyatakan optimistis pengerjaan betonisasi ruas Jalan Kureksari - Kepuhkiriman dapat selesai tepat waktu. Alasannya, saat selesai pengerjaan U-Ditch, pembetonan jalan bisa berjalan lebih cepat. Akan ada sosialisasi ke masyarakat tentang rencana pembetonan Jalan Kureksari itu.
"Mungkin ada penutupan sementara saat pembetonan dilakukan.
Dukungan masyarakat sangat diperlukan. Kami berharap pengerjaan ruas jalan sepanjang 1.340 meter itu, bisa selesai satu Minggu sebelum kontrak pengerjaan berakhir. Yakni pada tanggal 20 Desember 2025, Insya Allah ruas Jalan Kureksari ini akan selesai," ungkapnya penuh keyakinan.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Salah seorang warga Desa Kureksari, Kacamatan Waru, Nawawi mengaku sangat senang jalan di depan rumahnya sekarang dibeton. Betonisasi Jalan Kureksari ini sudah menjadi keinginan warga sejak lama. Alasannya, karena setiap tahun Jalan Kureksari kerap kali rusak. Apalagi, saat musim penghujan. Air menggenang di permukaan jalan, bahkan sampai masuk rumah.
"Kondisi itu, mempercepat kerusakan jalan aspal. Setelah diperbaiki terkadang rusak lagi. Soalnya, yang lewat adalah kendaraan-kendaraan besar. Kalau nanti dibantu dengan peninggian jalan dan saluran air yang bagus, Insya Allah aman-aman saja," ucap Nawawi yang bekerja sebagai tukang pandai besi di Jalan Kureksari ini.
Keluhan warga Kureksari itu sudah didengar Bupati Sidoarjo, Subandi. Saat melakukan inspeksi mendadak pada Maret 2025 lalu, Subandi mengatakan pada Tahun 2025 ini, Jalan Kureksari dibeton. Hal ini, agar tidak terjadi lagi jalan rusak, diperbaiki, tapi kemudian rusak lagi.
"Perbaikan jalan sudah disosialisasikan dan mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Dukungan masyarakat diperlukan agar upaya pemerintah daerah mengatasi banjir dan kerusakan jalan bisa selesai dengan baik. Harapan kami, masyarakat Sidoarjo semakin puas dengan kinerja Pemkab dan berperan aktif dalam mendukung maupun mengawasi pembangunan di daerah," tandas Bupati Sidoarjo. Ary/Waw
Editor : Redaksi