Sidoarjo (republikjatim.com) - Jalan Raya Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Sidoarjo rusak parah. Jalan aspal itu hancur karena banyak dilalui kendaraan berat melebihi tonase jalan yang semestinya. Bahkan kubangan menganga tak menutupi ruas jalan beraspal itu.
Kerusakan jalan ini sebenarnya sudah dilaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) Pemkab Sidoarjo sejak beberapa bulan lalu. Akan tetapi tidak pernah digubris dan dibiarkan lubang ditengah jalan semakin membesar. Bahkan, saat disidak anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Nizar ke lokasi juga tetap tak digubris Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo.
Kali ini, jalan rusak parah itu disidak
Bupati Sidoarjo, Subandi. Orang nomor satu di Pemkab Sidoarjo ini melihat langsung kondisi jalan aspal yang sudah becek dan dipenuhi air itu, Minggu (25/05/2025).
Subandi datang tidak sendirian. Dia ditemani Kepala Dinas PUBM dan SDA Pemkab Sidoarjo, Dwi Eko Saptono. Selain itu, di lokasi juga ada anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, M Nizar dan Camat Tarik Iswadi Pribadi serta Kades Sebani.
Usai Sidak, Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan jalan itu bakal segera dilakukan perawatan. Subandi memerintahkan dilakukan penambalan dalan waktu dekat ini. Dimintanya pengerjaan segera dilakukan Dinas PUBM dan SDA agar masyarakat tidak terganggu dengan jalan berlubang besar itu.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Ini tadi sudah kita instruksikan kepada Kepala Dinas PUBM dan SDA untuk sementara dilakukan perawatan dengan cara ditambal agar lubang jalan tidak makan korban pengguna jalan," ujar Subandi di lokasi sidak.
Selain itu, Subandi menjanjikan tahun ini Jalan Desa Sebani tidak termasuk dalam rencana peningkatan jalan. Namun, Subandi berencana Tahun 2026 besok, akan memasukan dalam anggaran program betonisasi jalan.
"Jalan itu, tidak hanya dicor tapi juga dilebarkan.Karena jalan ini dilalui kendaraan - kendaraan berat dengan tonase besar. Tentunya, ini akan masuk rencana betonisasi. Nanti kita anggarkan Tahun 2026. Kita betonisasi dan kita lebarkan 7 meter karena ini kondisi jalannya masih sempit," pungkas mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi