Sidoarjo (republikjatim.com) - SD Al Muslim menyelenggarakan kegiatan Student Appreciation di Balai Prajurit Puspenerbal Juanda, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu (18/05/2024). Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi dan paling ditunggu siswa maupun orang tua.
Student Appreciation merupakan momen spesial bagi siswa yang bekerja keras dan berlatih dengan penuh semangat untuk menampilkan bakatnya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitasnya saja, akan tetapi juga sebagai sarana pembelajaran.
"Melalui seni, anak-anak belajar tentang disiplin, kerjasama, kepercayaan diri, dan cara mengekspresikan diri mereka dengan cara yang positif dan konstruktif," ujar Kepala SD Al Muslim Fatimatuz Zahroh kepada republikjatim.com, Sabtu (18/05/2024).
Fatimatuz Zahro menjelaskan keberhasilan kegiatan ini juga atas dukungan orang tua siswa dan bimbingan seluruh guru (ustadz dan ustadzah) yang mendampingi peserta didik dalam mempersiapkan acara ini secara matang. Baginya, tanpa kerja keras dan dedikasi dari para guru, acara ini tidak akan bisa terlaksana dengan baik.
"Peacefulnesia, a Land of the Talented menjadi tema kali ini memberi gambaran dunia atau tempat yang diperuntukkan siswa berbakat. Hal ini, terinspirasi dari ragam suku bangsa dan budaya Indonesia yang tetap mampu berkolaborasi dalam damai," ungkapnya.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
Sedangkan kata Peacefulnesia, lanjut Fatimatuz Zahro diambil dari kata Bahasa Inggris peaceful dan nesia dari kata Indonesia. Diharapkan di SD Al Muslim akan muncul bakat dalam bidang seni. Selain itu, siswa juga memiliki hati yang cinta damai, memiliki rasa bangga lahir di bumi Indonesia dengan beragam adat dan budayanya serta senantiasa menghargai perbedaan keragaman yang ada.
"Beragam penampilan siswa bisa disaksikan mulai dalam pertunjukan itu. Diantaranya ada dance semaphore, tari-tarian, drama, breaking news dari ekskul public speaking, english club, lagu daerah menggunakan iringan angklung, panahan, futsal serta masih banyak kemampuan dan bakat siswa lainnya yang dipentaskan," tegasnya.
Sementara dalam acara ini, selain siswa unjuk talenta lewat presentasi di booth juga disediakan. Yakni mulai dari coding, cooking show, art live showa, dan praktik sains. Siswa lainnya bisa ikut belajar membuat program animasi dan game menggunakan aplikasi scratch dan doyobi dengan panduan siswa ekskul coding.
"Booth sains club juga unjuk kebolehan mempraktikkan beragam permainan sains. Siswa ekskul cooking class, selain belajar memasak juga mengatur pesanan pelanggan, membuat pesanan, hingga menjualnya. Sehingga jiwa dan semangat berwirausaha diajarkan sejak dini," tandasnya. Ary/Waw
Editor : Redaksi