Haul KH Sholeh Qosim Sepanjang, Wabup Doakan Masalah Bencana Alam di Sidoarjo Terselesaikan

republikjatim.com
HAUL - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menghadiri Haul ke 6 KH Sholeh Qosim di Pondok Ngelom, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa (27/02/2024) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menghadiri Haul ke 6 KH Sholeh Qosim di Pondok Ngelom, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa (27/02/2024) malam. KH Sholeh Qosim merupakan ulama sepuh pejuang NKRI yang sekaligus pendiri pondok pesantren Ngelom.

Sosok KH Sholeh Qosim, mantan pejuang Laskar Sabilillah paling muda itu, juga aktif dalam perjuangan Kemerdekaan RI. Laskar Sabilillah ini barisan pejuang kemerdekaan non formal yang sangat kuat dan solid. Namun demikian, KH Sholeh Qosim tetap menjadi sosok yang sederhana, istiqomah dan tawadu. Hal ini yang menjadi tauladan semua kalangan.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

Kehadiran Wabup Sidoarjo disambut pengasuh Ponpes, KH Ahmad Jazuli. Turut hadir dalam haul itu Ketua PCNU Sidoarjo, KH Zainal Abidin dan KH Nur Cholis Misbah yang tak lain adalah Pengasuh Ponpes Al Amanah Junwangi, Kecamatan Krian.

"Kami mengucapkan rasa terima kasih kepada para kiai dan ulama yang turut serta mendoakan, pelaksanaan pesta demokrasi di Sidoarjo berjalan dengan baik. Pasca pesta demokrasi kondisi Sidoarjo juga masih kondusif," ujar Wabup Sidoarjo, Subandi membuka acara itu.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Selain itu, Subandi, juga mohon maaf atas beberapa kondisi yang tidak menentu di Sidoarjo akhir - akhir ini.

"Hujan sebentar sudah terjadi banjir dimana - mana dan angin puting beliung juga terjadi dimana-mana. Hujan dan angin ini sering terjadi hingga merusak rumah dan bangunan milik warga," tegasnya.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Karena itu, Subandi memohon doa dan ikhtiar bersama untuk segera mengatasi sejumlah permasalahan itu. Pemerintah Daerah Sidoarjo akan terus berupaya untuk mengatasi sejumlah permasalahan itu.

"Mudah - mudahan ke depannya Kabupaten Sidoarjo menjadi kabupaten yang baldatun tayyibatun wa rabbun ghofur," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru