Pemkab Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai, Gus Muhdlor Minta Penataan APK Pemilu 2024 Diperhatikan

republikjatim.com
DEKLARASI DAMAI - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali memimpin acara Deklarasi Pemilu Damai di Pendopo Delta Wibawa menjelang Pemilu 14 Pebruari 2024 mendatang, Kamis (23/11/2023) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar Deklarasi Pemilu Damai di Pendopo Delta Wibawa menjelang Pemilu 14 Pebruari 2024 mendatang, Kamis (23/11/2023) malam. Deklarasi Pemilu Damai ini sebagai langkah awal dalam mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, tertib, damai dan berintegritas di Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali bersama pimpinan Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Sidoarjo turut serta dalam deklarasi itu. Acara ini untuk menyatukan persepsi dalam proses pelaksanaan Pemilu Damai Tahun 2024 mendatang.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Pemilu ini sesuai dengan taglinenya, Sarana Integrasi Bangsa. Tagline ini menjadi momen untuk memastikan pelaksanaan Pemilu dan hasilnya akan merekatkan kita semua menuju Indonesia Emas Tahun 2045 mendatang," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Kamis (23/11/2023) malam.

Selain itu, Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini menghimbau kepada seluruh ormas dan partai politik yang mengikuti deklarasi damai ini untuk menjaga kedamaian dan persatuan. Menurutnya, boleh berkontestasi keras, tetapi setelah berkontestasi tetap harus bergandengan bersama lagi dalam pembangunan bangsa.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

"Biasanya isu agama ini yang lebih banyak dihembuskan. Saya berharap semua harus menata diri, menahan diri dan mengendalikan diri. Harus bijak menggunakan media sosial selama proses Pemilu," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Tidak hanya itu, Pemilu Serentak Tahun 2024 ini baru pertama kali dalam Sejarah penyelenggaraan Pemilu di Indonesia dilaksanakan secara bersamaan. Yakni, mulai dari Pileg, Pilpres dan Pilkada. Harapannya Pemilu mendatang menjadi suatu pesta demokrasi seutuhnya, Luber dan Jurdil.

"Penataan Alat Peraga Kampanye (APK) ini yang akan menjadi atensi ke depan. Hal ini, biasanya yang memicu suatu permasalahan. Setelah ini, harus adalagi pertemuan untuk memastikan teknis pengambilan APK," pungkasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru