Ibu Rumah Tangga Asal Perum Mega Asri Tenggulunan Tewas Tersambar KA di Perlintasan Sumokali Candi

republikjatim.com
TEWAS - Pengendara motor Honda Vario bernopol W 2179 NDU yang dikendarai Giniati (56) warga Perum Mega Asri Blok D 12 Tenggulunan tertabrak KA Jenggala di perlintasan KA tak berpalang pintu di Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Senin (04/03/2023).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Sidoarjo. Kali ini kecelakaan maut itu terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) tidak berpalang pintu di Desa Sumokali, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Akibat kecelakaan antara pengendara motor Honda Vario bernopol W 2179 NDU yang dikendarai Giniati (56) warga Perum Mega Asri Blok D 12, Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Sidoarjo dan KA Jenggala itu, menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, motor korban juga mengalami kerusakan.

Baca juga: Jaga Akar Tradisi, Guntur dan Warih Andono Bersama Para Budayawan Kolaborasi Nguri-Uri Budaya Sidoarjo

"Untuk sementara dugaan kecelakaan itu karena kelalaian dan kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor," ujar Kapolsek Candi, Kompol Soegeng Prajitno kepada republikjatim.com, Senin (04/03/2023).

Baca juga: Selangkah Isi Kursi Top Manajemen, 9 Calon Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Siap-Siap Wawancara Akhir

Soegeng menceritakan awalnya pengendara motor Honda Vario bernopol W 2179 NDU berjalan dari arah selatan menuju utara. Tepat diperlintasan tanpa palang pintu itu, motor korban menyeberang ke arah selatan. Tak berselang lama motor korban mendadak tertabrak KA Jenggala yang berjalan dari arah barat menuju timur itu.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban dan bangkai motor korban langsung dievakuasi petugas," tegasnya.

Baca juga: Tanamkan Karakter Sadar Pajak Sejak Dini, Kanwil DJP Jatim II Gandeng 15 SMP di Sidoarjo

Sementara usai kejadian itu, petugas langsung mendatangi dan menggelar olah TKP. Kemudian dilakukan penyidikan dan korban dilarikan di RSUD Sidoarjo.

"Saat di TKP petugas juga masih mencari para saksi di lokasi kejadian serta melakukan pengaturan lalu lintas agar jalan tidak macet total," pungkas Soegeng Prajitno. Zak/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru