Gondol Tas Ibu-Ibu Belanja di Toko Kelontong, Pria Asal Sukodono Dihajar Massal Warga Boro Tanggulangin

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DIAMANKAN - Pelaku penjambretan tas, Kasiono (43) warga Desa Sukolegok, Kecamatan Sukodono diamankan polisi untuk dibawa ke Polsek Tanggulangin untuk proses hukum kasus perampasan tasnya, Selasa (28/12/2022).
DIAMANKAN - Pelaku penjambretan tas, Kasiono (43) warga Desa Sukolegok, Kecamatan Sukodono diamankan polisi untuk dibawa ke Polsek Tanggulangin untuk proses hukum kasus perampasan tasnya, Selasa (28/12/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib apes dialami seorang penjambret tas milik ibu-ibu. Pria bernama Kasiono warga asal Desa Sukolegok, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo ini langsung dihajar warga Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo karena merampas tas ibu-ibu yang sedang belanja itu.

Akibatnya, pria berusia 43 tahun ini mengalami babak belur terutama di bagian mukanya. Aksi amuk massa ini karena pelaku mencuri tas milik ibu-ibu saat berbelanja di salah satu toko kelontong yang ada di Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo itu.

"Pelaku nekad mencuri tas milik Rupani (43) warga JL Mangga, Desa Boro Kecamatan Tanggulangin saat korban berbelanja di toko kelontong yang tidak jauh dari rumah korban," ujar Kapolsek Tanggulangin AKP I Putu Angga Feriyana kepada republikjatim.com, Rabu (28/12/2022).

Lebih jauh Putu menjelaskan kasus pencurian bermula saat korban berbelanja di toko kelontong di dekat rumahnya. Saat itu, korban berbelanja dengan mengendarai motor Honda Vario nopol W 2807 NDN. Ketika berangkat berbelanja itu, tas korban digantung di cantolan motor miliknya itu.

"Kemudian saat tiba di depan toko kelontong itu, korban turun dari motor dan mengambil uang yang disimpan di dalam jok motor. Korban kemudian terburu-buru masuk ke dalam toko untuk berbelanja," ungkapnya.

Kemudian saat masuk ke dalam toko kelontong itu, pemilik toko melihat pelaku mengambil tas korban yang digantung di cantolan motor korban. Seketika itu, pemilik toko kemudian bertanya kepada korban apakah pelaku itu saudara korban. Karena mengambil tas korban yang digantung di motornya itu.

"Seketika korban mengaku tidak mengenal pelaku. Sontak saat itu juga pemilik toko berteriak jambret. Teriakan pemilik toko, kemudian didengar warga sekitar yang langsung mengejar pelaku. Kemudian pelaku berhasil diamankan warga dan dihajar massa hingga wajahnya babak belur itu," tegasnya.

Beruntung dalam peristiwa amuk massa ini, polisi segera tiba di lokasi kejadian. Kemudian mengamankan pelaku dan membawa pelaku ke Polsek Tanggulangin untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Akibat kejadian penjambretan itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,2 juta. Kami juga menyita sejumlah barang bukti pencurian lainnya," jelasnya.

Beberapa barang bukti itu diantaranya sebuah tas yang berisi uang tunai Rp 1,2 juta, dua buah kartu ATM, STNK motor dan dua unit motor berupa Yamaha Mio milik pelaku dan Honda Vario milik korban.

"Dalam kasus ini pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumnya 5 tahun penjara," pungkasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 1.239 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan dalam dua tahap keberangkatan, Selasa…

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo resmi memberlakukan program pembebasan denda pajak daerah mulai 4 Mei hingga…

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda dan penuh nilai bermakna melalui kegiatan GraduAction 2026,…

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…