Sidoarjo (republikjatim.com) - Imam Ali yang masih berusia 13 tahun akhirnya mendapatkan pengobatan gratis dari Pemkab Sidoarjo. Putra pasangan suami istri (Pasutri) Taman dan Siti Mistainah warga Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru ini memiliki kelainan pada alat kelaminnya sejak lahir.
Karena faktor ekonomi, Pasutri ini tidak dapat memberikan pengobatan kepada putranya itu. Kondisi ini didengar Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi dari Kepala Desa Tambaksumur Mas’ud.
Dengan segera Subandi mendatangi rumah keluarga tidak mampu, Jumat (21/10/2022). Kedatangan Subandi bersama Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr Atok Illah serta kepala Puskesmas Waru dan Kades Tambaksumur.
Wabup Sidoarjo, Subandi meminta Dinas Kesehatan segera membawa Imam Ali ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan. Pihaknya meminta pelajar kelas 1 SMP itu segera mendapatkan tindakan operasi pada penyakitnya.
"Dengan begitu penyakit pada alat kelaminnya segera terobati. Saya memerintahkan Dinas Kesehatan segera memberi tindakan operasi di RSUD Sidoarjo agar kelainan Imam Ali segera normal. Apalagi, keinginannya untuk dapat kembali beraktifitas seperti sediakala dapat terwujud," ujar Subandi.
Selain itu, Subandi menjelaskan kondisi warga seperti ini sudah menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemkab Sidoarjo berkewajiban untuk meringankan beban dan kesulitan warga tidak mampu. Seperti halnya yang dialami Pasutri Taman dan Siti Mistainah yang tidak memiliki biaya untuk operasi anaknya.
"Pemkab Sidoarjo hadir untuk memberi pengobatan gratis ini. Bapak Taman dan Bu Siti Mistainah merupakan kategori keluarga tidak mampu dan memiliki keinginan untuk mengkhitankan anaknya. Tapi ada kendala kelainan pada alat kelamin anaknya sejak lahir sehingga harus dioperasi, tapi belum memiliki cukup biaya," ungkap mantan Kades Pabean, Kecamatan Sedati ini.
Sementara usai mendengar janji Wabup Sidoarjo Subandi, wajah Pasutri Taman dan Siti Mistainah terlihat gembira. Ia mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati atas bantuan yang diberikan.
"Terima kasih banyak atas perhatian Bapak Wakil Bupati kepada anak kami yang mewujudkan keinginan agar anak kami dioperasi dan dikhitan gratis," tandas Taman. Hel/Waw
Editor : Redaksi