Tragedi Laga Arema FC VS Persebaya, 13 Mobil Dirusak, Ratusan Korban Meninggal dan Terluka Terbagi di 9 Rumah Sakit

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KORBAN - Salah satu keluarga korban tragedi kericuhan di dalam Stadion Kanjuruan, Kabupaten Malang menyesali meninggalnya korban yang masih dibawah umur, Sabtu (01/10/2022) malam.
KORBAN - Salah satu keluarga korban tragedi kericuhan di dalam Stadion Kanjuruan, Kabupaten Malang menyesali meninggalnya korban yang masih dibawah umur, Sabtu (01/10/2022) malam.

i

Malang (republikjatim.com) - Tragedi kericuhan di dalam Stadion Kanjuruan, Kabupaten Malang tidak hanya menyisahkan duka mendalam. Karena sekitar 129 korban dinyatakan meninggal dunia dan sekitar 180 orang masih dalam perawatan di 9 rumah sakit terdekat.

Kronologis kerusuhan suporter pasca pelaksanaan pertandingan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruan Malang. Sekitar Pukul 21.58 WIB, setelah pertandingan selesai, pemain dan official Persebaya Surabaya dari lapangan masuk ke dalam kamar ganti pemain dilempari suporter Aremania dari atas tribun dengan botol air mineral, batu dan lain lain.

Kemudian pukul 22.00 WIB, saat pemain dan official Pemain Arema FC dari lapangan berjalan masuk menuju kamar ganti pemain, suporter Aremania turun ke lapangan dan menyerang pemain dan official Arema FC. Oleh petugas keamanan dilindungi dan dibawa masuk ke dalam kamar ganti pemain. Selanjutnya suporter aremania yang turun ke lapangan semakin banyak dan menyerang aparat keamanan. Karena suporter aremania semakin brutal dan terus menyerang aparat keamanan serta diperingatkan beberapa kali tidak dihiraukan, seketika aparat keamanan mengambil tindakan dengan menembakkan gas air mata ke arah suporter aremania yang menyerang itu.

Tak berselang lama, aremania yang berada di tribun berlari membubarkan diri keluar stadion. Kemudian pihak keamanan masuk ke dalam lobi dalam stadion kanjuruhan dan standby di lobi depan pintu VIP. Sekitar pukul 22.30 WIB, saat rombongan pemain dan official Persebaya Surabaya diamankan menggunakan Rantis dan pengawalan akan bergerak meninggalkan Stadion Kanjuruhan.

Suporter aremania menghadang dengan meletakkan pagar besi pembatas di jalur sebelum pintu keluar Stadion Kanjuruhan serta melempari kendaraan rombongan dengan paving blok, botol air mineral, batu, kayu dan lain lain. Kemudian Aremania juga merusak 2 unit Mobil Patwal Satuan Lantas dan membakar 1 unit Truk Brimob dan 2 unit Mobil di pintu masuk depan Stadion Kanjuruhan.

Selanjutnya aremania yang mengadang tersebut dibubarkan aparat keamanan dengan menembakkan gas air mata. Rombongan tertahan karena jalan masih dihadang pagar besi pembatas pada jalur yang dilalui. Akibat kejadian itu, banyak suporter Aremania dan aparat keamanan yang mengalami luka-luka.

Suporter Aremania yang mengalami luka-luka dan sesak nafas dirawat ruang Medis Stadion Kanjuruhan. Karena korban terlalu banyak dan ruang medis tidak bisa menampung, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit di wilayah Kepanjen. Diantaranya RS Kanjuruhan, RS Wava Husada, RS Hasta Husada dan RS lain dengan menggunakan kendaraan ambulance, truk Polres Malang, truk Yon Zipur 5 Kepanjen, truk Kodim dan beberapa kendaraan lainnya. 

Inilah daftar kendaraan dinas yang dirusak Suporter Aremania diantaranya Mobil Patroli Lantas Polres Malang 3 Unit (rusak berat), Mobil Patwal Lantas Polrestabes Surabaya 1 Unit (dibakar), Mobil truck Brimob 1 Unit  (dibakar), Mobil pribadi anggota 2 Unit (dibakar), Mobil K9 Polres Malang Kota 2 Unit (rusak berat), Mobil Patroli Polsek Pakis 2 Unit (rusak), Mobil Patroli Polsek Singosari 1 Unit (rusak), Mobil Truck Dalmas Polres Malang 1 Unit (rusak) dengan total kendaraan dirusak dan dibakar sebanyak 13 unit kendaraan.

Sedangkan daftar korban dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan dibagi dirawat di 9 rumah sakit terdekat. Diantaranya, Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen meninggal 4 orang dan dirawat 20 orang, Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen meninggal 73 orang dan dirawat 19 orang, Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen meninggal 34 orang dan dirawat 6 orang, Rumah Sakit Kanjuruhan Kepanjen meninggal 3 orang dan dirawat 79 orang, RSI Gondanglegi meninggal 6 orang dan dirawat 25 orang, Puskesmas Gondanglegi meninggal 6 orang, RS Ben Mari Pakisaji meninggal 1 orang dan dirawat 4 orang, RSU Pindad Turen meninggal 3 orang, RS Salsabila Jatikerto, Kecamatan Kromengan meninggal 4 orang dan dirawat 4 orang, RSBK Turen dirawat 1 orang, RS Saiful Anwar Kota Malang meninggal 2 orang dan dirawat 13 orang.

Selain itu, Korban Anggota Polri meninggal dunia Bripka Andik (Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung) di RS Wava Husada Kepanjen, Briptu Fajar Yoyok (Polsek Dongko Polres Trenggalek) di RS Hasta Brata Batu. Sedangkan korban Anggota Polri yang dirawat Bripda Agmal Khan Muhammad (Satuan Samapta Polres Trenggalek) di RS Bhayangkara Batu.

Berdasarkan data awalnya korban meninggal sebanyak 129 orang dan korban dalam perawatan ada sebanyak 180 orang. Untuk keluarga korban diharap segera mengecek ke rumah sakit terdaftar untuk mengidentifikasi korban sesuai updating data. Petugas juga membentuk tim penyidik untuk tindak lanjut kasus kerusuhan itu serta melakukan koordinasi dengan Korwil Arema untuk komunikasi dengan para suporter Aremania. Hel/Waw

Berita Terbaru

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo resmi memberlakukan program pembebasan denda pajak daerah mulai 4 Mei hingga…

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda dan penuh nilai bermakna melalui kegiatan GraduAction 2026,…

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Milad ke 39, Yayasan Al Muslim Jatim Gelar Tabligh Akbar Faith In Action: Inspiring Generations di Masjid Al Akbar

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 14:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menyambut momentum bersejarah hampir empat dekade pengabdian di dunia pendidikan Islam, Yayasan Al Muslim Jawa Timur secara…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…