Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib seorang pelajar pengendara motor Honda Ulung, Asraf Zahirur Ikbar warga asal Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo berakhir tragis. Pelajar 16 tahun ini meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor Honda Ulung yang dikendarainya tertabrak truk tronton di JL Raya Mojosari - Krian, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Kamis (08/09/2022).
Dalam kecelakaan melibatkan motor korban dan truk tronton ini tidak hanya menyebabkan pelajar SMK ini meninggal di lokasi kejadian. Akan tetapi, dalam kecelakaan ini stang stir dan rangka motor korban juga rusak berat.
"Korban (pelajar) meninggal dunia di lokasi kejadian langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat yakni RSU Anwar Medika," ujar Kanit Gakkum, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo, Iptu Ony Purnomo kepada republikjatim.com, Kamis (08/09/2022).
Lebih jauh Ony menceritakan dalam kecelakaan di depan PT Satoria Distribusi Lestari (Cucian Mobil dan Motor Mewah) ini melibatkan dua kendaraan. Kasus tabrak depan ini melibatkan truk tronton Box Nissan bernopol S 9103 UT yang dikemudikan Mustajab (53) warga Desa Jimbaran Kulon, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Sedangkan lawannya, sepeda motor Honda Ulung yang dikendarai Asraf Zahirur Ikbar (16) pelajar asal Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.
"Kronologisnya, semula truk tronton box berjalan dari arah utara (Krian) menuju selatan (Mojosari). Sesampainya di TKP, truk tronton pindah jalur sebelah kanan dan berusaha mendahului kendaraan lain di depannya. Akibatnya, truk tronton bertabrakan dengan sepeda motor Honda Ulung yang berjalan dari arah berlawanan itu. Yakni dari selatan (Mojosari) menuju utara (Krian) hingga korban meninggal dunia," ungkapnya.
Kemudian, warga sekitar yang mengetahui peristiwa laka dengan korban tergeletak di tengah jalan itu bersama petugas langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Anwar Medika.
"Faktor penyebab kecelakaan ini untuk sementara diduga kurang hati-hatinya pengemudi truk tronton Box Nissan saat pindah lajur sebelah kanan. Diduga sopir tidak memperhatikan arus kendaraan yang dari arah berlawanan," tegasnya.
Kini, dalam kecelakaan dengan kerugian materiil sekitar Rp 500.000 ini, motor korban dan truk tronton Nissan dibawa ke Polsek Krian sebagai barang bukti. Petugas di lapangan menggelar olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi.
"Saat ini kasus kecelakaan ini ditangani dan ditindaklanjuti Unit Laka, Satuan Lantas, Polresta Sidoarjo," pungkas mantan Kanit Lantas, Polsek Krian ini. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi