Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah viral diberitakan, adany pasangan suami istri (Pasutri) Ngatemin atau Tomo (80) dan Salamah (77) warga asal Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo terkena penyakit lumpuh kaki menahun, akhirnya Pemkab Sidoarjo langsung mengunjungi pasutri di rumahnya, Rabu (07/09/2022).
Dalam kunjungan itu, Wabup Sidoarjo dampingi Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Ahmad Misbahul Munir, Camat Balongbendo Achmad Farkhan Jazuli, perwakilan Baznas Sidoarjo serta kepala Desa Watesari dan kepala Puskesmas Balongbendo. Kedatangan orang nomor dua di Kabupaten Sidoarjo itu, untuk memberikan support baik secara moral maupun moril kepada mbah Ngatimin dan mbah Salamah.
Kali ini, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Subandi bersama Dinas Sosial, Baznas, Kepala Puskesmas, Camat Balongbendo, Bhabinkamtibmas dan jajaran lainnya datang untuk menyerahkan langsung bantuan sosial (bansos) berupa sembako. Selain itu, juga menyebabkan uang untuk biaya pengobatan rutin dari Baznas. Prosesi penyerahan itu disaksikan pihak keluarga dan Kepala Desa (Kades) Watesari, A Rofiq.
"Saya sampai terharu melihat warga saya mendapatkan bantuan dari Pemkab Sidoarjo," ujar Kades Watesari yang baru dilantik 26 Juli 2022 pekan lalu ini.
Selain itu, pihaknya akan melakukan Verifkasi dan Validasi (VerVal) data bagi warganya yang sakit, kurang mampu (miskin) dan layak mendapatkan bantuan sosial atau lumpuh seperti pasutri ini.
"Karena itu mari saling guyub rukun koordinasi yang baik dari bawah dimulai RT dan RW bekerja bahu membahu membangun desa yang selama ini sudah baik menjadi lebih baik dengan mengedepankan musyawarah mufakat. Tadi apa yang disampaikan Wakil Bupati kepada kita menjadi pelecut bagi Pemdes Watesari agar tidak ada lagi kondisi warga kami yang seperti ini," ungkapnya.
Sementara Wakil Bupati Sidoarjo Subandi berterima kasih kepada S stakeholder yang ada karena bisa mengingatkan ada masyarakat Sidoarjo yang tidak bisa berjalan akibat lumpuh menahun. Kedatangannya itu, untuk memberi bantuan sosial (Bansos) sembako dan biaya pengobatan pasutri yang lumpuh.
"Kami juga berencana memberi uang Rp 600.000 setiap bulan dari Baznas Sidoarjo. Semoga bermanfaat dan lekas sembuh bagi Ngatimen (Tomo) dan Salamah yang sudah sepuh dan lumpuh," jelasnya.
Sedangkan Salamah yang merupakan perempuan 77 tahun ini wajahnya menahan tangis setelah menerima bantuan dari Wabup Sidoarjo.
"Matur nuwun (terima kasih) atas bantuan ke kami amal perbuatan dicatat sebagai ladang ibadah kelak di akhirat," tandas Salamah setelah menerima bantuan. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi