Wabup Apresiasi Program Santri Digitalpreneur Indonesia yang Digagas Menparekraf Diikuti Santri Ponpes di Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KUNJUNGAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Wabup Sidoarjo Subandi menyambangi Ponpes Modern Al Amanah di Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (02/09/2022) sore.
KUNJUNGAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Wabup Sidoarjo Subandi menyambangi Ponpes Modern Al Amanah di Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (02/09/2022) sore.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al Amanah di Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jumat (02/09/2022) sore.

Kunjungan ini dalam rangka mengenalkan program Santri Digitalpreneur Indonesia. Yakni sebuah program pemberdayaan para santri agar mampu beradaptasi dan menguasai keterampilan ekonomi kreatif digital. Khususnya di subsektor aplikasi pengembangan permainan, televisi dan radio.

Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan santri Digitalpreneur Indonesia dihadirkan dengan konsep yang berbeda. Karena hanya akan terfokus pada program Kreatif dan Digital. Kegiatan itu dilaksanakan secara langsung di Sidoarjo selama 4 hari mulai tanggal 2 sampai 5 September 2022. Terdapat 10 pesantren di wilayah Sidoarjo yang mengikutinya.

"Masing-masing Ponpes mengirim perwakilan 5 orang santri yang tergabung dalam kelompok untuk mengikuti kegiatan di Ponpes Modern Al-Amanah Junwangi," ujar Sandiaga kepada republikjatim.com,Jumat (02/09/2022) sore.

Di hadapan ribuan santri dan pengelola pondok, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno menilai saat ini santri perlu dibekali dengan kemampuan softskill. Tujuannya, agar mampu mengembangkan minat dan kemampuannya dalam menghasilkan konten kreatif Islami yang sekaligus bisa menjadi sarana dakwah.

"Dengan adanya program ini, santri harus mampu memiliki 3 kemampuan. Yakni pertama sifat inovatif, adaptif dan kolaboratif. Kedua santri harus mengasah keterampilan melalui up skilling, recycling and new skilling. Selain itu, untuk yang ketiga santri harus mampu mendapatkan inspiratif dari cerita-cerita untuk kemandirian para santri itu sendiri," imbuhnya.

Melalui program ini, kata Sandiaga diharapkan dapat membuka lapangan kerja dalam bidang digital. Yakni para santri sebagai motor penggerak menciptakan konten-konten yang baik dan bermanfaat bagi umat dan masyarakat.

"Kami berharap para santri yang mengikuti program Santri Digitalpreneur Indonesia dapat menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kreatif tanah air. Khususnya di bidang teknologi digital hingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas," pintahnya.

Sandiaga meyakini usai acara itu, para santri bukan mencari lapangan kerja, tetapi justru menciptakan lapangan kerja. Pihaknya ingin para santri yang mengikuti pelatihan ini bisa menginisiasi kreasi digital.

"Kalau para santri dari 5 juta, misal 10 persen bisa menciptakan 10 konten per Minggu, maka akan mempunyai 5 juta konten yang betul-betul memberikan nilai tambah ekonomi dan memiliki kaidah Islami. Ini yang jarang ada," tegasnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi yang ikut mendampingi mengapresiasi program ini. Pihaknya mengapresiasi adanya program santri digital preneurship Indonesia yang di gelar di Sidoarjo. Menurutnya hal ini bentuk support dan inovasi Kemenparekraf kepada seluruh Pondok Pesantren yang ada di Indonesia.

"Melalui program santri digital preneurship bisa meningkatkan kualitas pendidikan di era digitalisasi pesantren di Sidoarjo. Santri yang masih aktif menempuh pendidikan dibekali ilmu kemandirian. Mudah-mudahan adanya pelatihan semacam ini sebagai pondasi anak anak untuk meningkatkan kemampuannya demi masa depan. Dengan digitalisasi pertumbuhan ekonomi terus berjalan masa pandemi Covid-19 saat ini," tandasnya.

Di akhir kegiatan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno yang didampingi Wabup Sidoarjo Subandi dan Pengasuh Ponpes Al-Amanah Junwangi Krian KH Nurcholis Misbah menandatangi prasasti Pendopo Wali Songo Pesantren Al-Amanah Junwangi 3 dan dilanjutkan dengan podcast bersama santri. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gelar Selter 5 Jabatan Strategis Tanpa Bising, Cara Pemkab Sidoarjo Mulai Cari Pejabat Eselon II Isi Kekosongan Jabatan

Gelar Selter 5 Jabatan Strategis Tanpa Bising, Cara Pemkab Sidoarjo Mulai Cari Pejabat Eselon II Isi Kekosongan Jabatan

Selasa, 29 Sep 2026 19:50 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 19:50 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara resmi membuka Seleksi Terbuka (Selter) pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) …

Bangun Desa Sekaligus Beri Inspirasi di Wilayah Pelosok Jejak Pengabdian Mahasiswa KKNT UNESA 2026 di Ampeldento Malang

Bangun Desa Sekaligus Beri Inspirasi di Wilayah Pelosok Jejak Pengabdian Mahasiswa KKNT UNESA 2026 di Ampeldento Malang

Senin, 28 Sep 2026 21:49 WIB

Senin, 28 Sep 2026 21:49 WIB

Malang (republikjatim.com) - Semangat pengabdian dan kolaborasi mewarnai perjalanan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya…

Inovasi Edukasi di Lereng Gunung, GAZERA Hadir di Belik Trawas, Wujudkan Laboratorium Alam Edutechnopreneurship

Inovasi Edukasi di Lereng Gunung, GAZERA Hadir di Belik Trawas, Wujudkan Laboratorium Alam Edutechnopreneurship

Senin, 28 Sep 2026 16:03 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:03 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) - Upaya memperkuat akses pendidikan, literasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan terus digulirkan. Melalui…

Hasil Muswil VI KAHMI Jatim di Trawas Mojokerto, Ini ​7 Komposisi Presidium Baru MW KAHMI Jatim Hasil Dinamika 2026

Hasil Muswil VI KAHMI Jatim di Trawas Mojokerto, Ini ​7 Komposisi Presidium Baru MW KAHMI Jatim Hasil Dinamika 2026

Minggu, 27 Sep 2026 04:32 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 04:32 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) -  Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur (Jatim) yang …

Tak Boleh Banyak Administrasi, Bupati Subandi Minta Kades dan BPD "Gercep" Berinovasi Bangun Desa

Tak Boleh Banyak Administrasi, Bupati Subandi Minta Kades dan BPD "Gercep" Berinovasi Bangun Desa

Sabtu, 26 Sep 2026 14:22 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan pentingnya harmonisasi dan koordinasi cepat antara Kepala Desa (Kades) dan Badan…

Dorong Inovasi dan Digitalisasi SIM, PKK Sidoarjo Perkuat Peran Hingga Tingkat Kecamatan

Dorong Inovasi dan Digitalisasi SIM, PKK Sidoarjo Perkuat Peran Hingga Tingkat Kecamatan

Sabtu, 26 Sep 2026 12:12 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 12:12 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidoarjo memastikan komitmennya untuk tidak sekadar…