Sidoarjo (republikjatim.com) - HUT Kemerdekaan RI Ke 77 Tahun 2022 di peringati Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo dengan karnaval, Minggu (28/08/2022) sore. Antusias warga Suko benar-benar terlihat saat merayakan HUT Kemerdekaan RI itu.
Hal ini terlihat dandanan warga sangat menarik. Dandanan ala pejuang sampai prajurit kerajaan ada disana. Bahkan, teatrikal penyiksaan pejuang Indonesia oleh tentara Belanda juga disajikan dalam karnaval itu.
Karnaval yang begitu semarak itu diberangkatkan Bupati Ahmad Muhdlor Ali. Karnaval yang berangkatkan dari depan Balai Kemasyarakatan Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo ini juga dihadiri Forkopimka Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali yang akrab disapa Gus Muhdlor mengatakan karnaval seperti ini dapat dijadikan momen warga Desa Suko untuk lebih guyub, rukun, kompak dan bersatu. Ia meminta warga untuk tidak mudah terprovokasi dan mudah dihasut untuk melakukan perbuatan negatif.
"Kemerdekaan ini kunci kebersamaan. Belanda bisa menjajah selama 350 tahun karena politik pecah belah. Karena itu, dengan adanya momen ini warga Suko harus memantapkan diri dengan lebih guyub, rukun, kompak dan bersatu hingga cita-cita semua warganya bisa tercapai," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Minggu (28/08/2022) sore.
Dalam kesempatan ini Gus Muhdlor menyampaikan apresiasinya kepada seluruh masyarakat Desa Suko. Hal ini karena telah merayakan HUT RI Ke-77 tahun ini dengan meriah. Kemeriahan seperti ini diharapkan ada di tahun-tahun yang akan datang.
"Kemeriahan seperti ini bentuk rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Ini membuat gairah tentang kemerdekaan Republik Indonesia ke 77 berlangsung lebih meriah lagi. Semua panitia yang hadir hari ini juga kompak," tegasnya.
Sementara Gus Muhdlor menegaskan ke depan Pemkab Sidoarjo juga akan menyelenggarakan festival HUT RI seperti ini. Seluruh desa dapat ikut berpartisipasi memeriahkannya.
"Semoga dari pertemuan ini, ke depan akan ada kemungkinan festival seperti ini disatukan semua desa dan tidak sendiri-sendiri seperti tahun ini. Karena semua ingin karnaval dan dihadiri Bupati," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi