Kapolresta Sidoarjo Akui Kapolsek Sukodono Ditangkap Ditnarkoba dan Bidpropam Polda Jatim Bersama 4 Anggotanya

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro membenarkan empat anggota Polsek Sukodono bersama Kapolsek Sukodono, AKP I Ketut Agus Wardana diamankan tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Jatim, Selasa (23/08/2022) dini hari. Kelima polisi yang bertugas di Polsek Sukodono ini digrebeg tim Ditnarkoba dan Bidpropam Polda Jatim karena kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

"Ya benar. Yang diamankan di Bidpropam Polda Jatim ada lima orang anggota Polsek. Selain Kapolsek (Sukodono) juga ada empat anggotanya. Semua anggota Polsek Sukodono belum ada orang umum. Kasusnya soal penyalahgunaan narkoba," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada republikjatim.com, Selasa (23/08/2022) petang.

Kusumo yang juga mantan Wakapolresta Banyuwangi ini menilai penangkapan Kapolsek Sukodono beserta keempat anggota itu, sebagai komitmen Kapolda Jatim dalam menjalankan instruksi Kapolri. Hal ini membuktikan tidak ada yang bermain-main dengan masalah narkotika.

"(Penangkapan) ini adalah wujud dan bukti komitmen pimpinan Polri. mulai yang bawah sampai atas semua akan ditindak sama," imbuhnya.

Kusumo memastikan kelima anggotanya yang ditangkap bersama seorang perwira berpangkat AKP itu ditangkap di Polsek Sukodono. Sedangkan soal barang buktinya apakah sisa barang bukti penyidikan atau hasil beli diluar Polsek Sukodono, Kusumo belum bisa menjelaskannya.

"Semua diamankan di Polsek itu. Untuk barang buktinya masih nunggu hasil pemeriksaan dan pengembangan. Saat digrebek mereka tidak sedang pesta narkoba. Yang ditangkap merupakan pemakai (narkoba) lama atau tidak, kami menunggu hasil pemeriksaan. Kami mohon waktu," tegas seraya menjelaskan tidak ada anggota Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo yang diamankan dalam penggrebekan itu.

Sementara untuk pelayanan di Polsek Sukodono, Kusumo mengaku langsung menunjuk seorang Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Sukodono langsung usai mendapatkan informasi jika Kapolsek Sukodono bermasalah dan menjalani pemeriksaan di Polda Jatim.

"Pelayanan di Polsek Sukodono tetap jalan, kami langsung terbitkan Plh Kapolsek (Sukodono)," jelasnya.

Soal sanksi bagi Kapolsek Sukodono dan bersama empat anggota, kata Kusumo bisa mendapatkan sanksi berat berupa Pemecatan Dengan Tidak Hormat (PDTH). Alasannya, sanksi itu seleksi dengan arahan Kapolda Jatim dan atensi Kapolri.

"Mereka bisa disanksi terberat yakni bisa PDTH seusai arahan pimpinan," ungkapnya.

Karena itu, seketika Kusumo langsung melaksanakan rapat bersama seluruh PJU dan Kapolsek Jajaran Polresta Sidoarjo usai kasus penggrebekan ini. Bahkan juga langsung melaksanakan tes urine jajaran PJU dan Kapolsek. Bahkan akan dilanjutkan untuk semua anggota Polresta Sidoarjo.

"Kami sudah rapat introspeksi diri dan tes urine semua para PJU dan Kapolsek. Hasilnya semua masih di Kasi Propam Polresta Sidoarjo. Kami tidak pandang bulu soal penyalahgunaan narkoba. Karena itu atensi pimpinan," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penggerebekan kasus dugaan pesta sabu-sabu dilaksanakan Ditnarkoba Polda Jatim. Kali ini yang digrebek diduga salah satu ruangan di Polsek Sukodono. Hasilnya, petugas Polda Jatim berhasil mengamankan seorang yang diduga menjabat Kapolsek Sukodono AKP I Ketut Agus Wardana bersama anggotanya. Ketut diduga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba dalam penggerebekan itu.

Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Jatim diduga mengamankan oknum perwira pertama berpangkat AKP yang diduga kedapatan pesta sabu-sabu bersama beberapa oknum anggota di polsek setempat. Dugaan sementara pimpinan Polsek ini diduga sebelumnya sudah menjadi incaran atau pengawasan tim Ditnarkoba Polda Jatim atas beberapa laporan yang masuk. Hel/Waw

Berita Terbaru

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (17/09/2026) mendadak menyita perhatian. Sejumlah aktivis Pengurus…

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…