Selama Enam Bulan, Setoran PPS Kanwil DJP Jatim II Tembus Rp 1,25 Triliun

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CAPAIAN - Program Pengungkapan Sukarela (PPS) resmi berakhir pada 30 Juni 2022 kemarin setelah berjalan selama enam bulan sejak 1 Januari 2022 lalu tingkat pencapaian Kanwil DJP Jatim II menembus Rp 1,25 triliun. Insert foto Kepala Kanwil DJP Jawa Timur
CAPAIAN - Program Pengungkapan Sukarela (PPS) resmi berakhir pada 30 Juni 2022 kemarin setelah berjalan selama enam bulan sejak 1 Januari 2022 lalu tingkat pencapaian Kanwil DJP Jatim II menembus Rp 1,25 triliun. Insert foto Kepala Kanwil DJP Jawa Timur

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Program Pengungkapan Sukarela (PPS) resmi berakhir tanggal 30 Juni 2022 kemarin. Hal ini setelah program ini berjalan selama enam bulan sejak 1 Januari 2022 lalu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Sri Mulyani didampingi Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), Suryo Utomo mengumumkan secara resmi realisasi penerimaan PPS secara nasional sebesar Rp 61,01 triliun dengan total jumlah peserta ada 247.918 Wajib Pajak (WP).

Sementara secara khusus realisasi penerimaan PPS Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur II di akhir penutupan PPS sebesar Rp 1,25 triliun dengan jumlah nilai harta bersih yang diungkapkan wajib pajak mencapai Rp 12,567 triliun. Ada sebanyak 7.012 wajib pajak di Kanwil DJP Jawa Timur II berpartisipasi dalam program yang terbagi menjadi 2.160 surat keterangan untuk kebijakan I dan 6.233 surat keterangan dari kebijakan II.

Sebagai catatan satu wajib pajak dapat mengikuti dua kebijakan sekaligus dan dapat mengikuti PPS lebih dari satu kali.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Agustin Vita Avantin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berperan dalam mensukseskan PPS. Kontribusi wajib pajak dalam program ini merupakan bentuk gotong-royong membangun Negara Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi kepada semua pihak. Terutama kepada seluruh wajib pajak yang sukarela mengikuti PPS ini. Semoga ke depan wajib pajak semakin patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya," ujar Agustin Vita Avantin kepada republikjatim.com, Senin (04/07/2022).

Kepala Kanwil DJP Jatim II yang akrab disapa Vita ini mengakui keikutsertaan wajib pajak meningkat secara signifikan menjelang akhir periode PPS. Vita menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung PPS. Diantaranya para pimpinan daerah, asosiasi-asosiasi, perbankan, ILAP dan juga para awak media yang turut menggencarkan publikasi PPS.

"Tidak lupa, kepada seluruh pegawai pajak khususnya yang ada di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II yang berupaya keras demi suksesnya program ini," imbuhnya.

Selain itu, Vita menilai dengan mengutip apa yang disampaikan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani, setelah periode PPS ini berakhir, pengawasan dan penegakan hukum di DJP akan dilaksanakan berdasarkan basis data yang lebih kuat. Diharapkan wajib pajak dapat melaksanakan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakannya dengan benar.

"Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, saat road show dalam rangka sosialisasi PPS, tidak akan ada program pengampunan lagi setelah PPS berakhir. Dengan demikian semua data yang diperoleh akan menjadi database DJP," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Geger! Kades Buncitan Ditemukan Tewas di Kantor Balai Desa dengan Leher Terlilit Tali Biru dalam Posisi Duduk

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Sidoarjo mendadak gempar Minggu (03/05/2026) sore. Sosok pemimpin desa mereka, Mujiono…

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Sidak Alun - Alun Sidoarjo, Wabup Mimik Idayana Usulkan UMKM Boleh Berjualan Asal Tertata dan Tertib

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 13:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Buntut viral video petugas Satpol PP menertibkan penjual mainan anak, mendorong Wabup Sidoarjo, Mimik Idayana sidak Alun - Alun…

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Kondisinya Tak Layak, Bupati Sidoarjo Sidak Jembatan Tarik Penghubung Kwatu Mojokerto Janji Dibangun Tahun 2027

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke jembatan penghubung antar kabupaten yang berada di…

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Bupati Subandi Sidak Tiga RTLH Sekaligus Salurkan Bantuan Kursi Roda Tiga Unit Bagi Warga Miskin di Tarik

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 11:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Setelah melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Alun-alun Sidoarjo, Bupati Sidoarjo,…

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 Bersamaan

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 20:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX dan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Alun-Alun Sidoarjo,…