PKS Tak Kunjung Selesai, Dewan Sidoarjo Menduga TKKSD dan Dishub Sengaja Ngolor Waktu Karena Ada Main

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SETOR - Salah satu titik parkir JL Soenandar Priyo Sudarso di depan Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo yang menjadi salah satu Titik Parkir tidak masuk dalam 359 titik potensi parkir yang dikerjasamakan Pemkab Sidoarjo, Selasa (12/04/2022).
SETOR - Salah satu titik parkir JL Soenandar Priyo Sudarso di depan Pasar Larangan, Kecamatan Candi, Sidoarjo yang menjadi salah satu Titik Parkir tidak masuk dalam 359 titik potensi parkir yang dikerjasamakan Pemkab Sidoarjo, Selasa (12/04/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sidoarjo menduga lambannya proses penyelesaian Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemkab Sidoarjo dan PT Indonesia Sarana Service (ISS) KSO sebagai pemenang lelang pengelolaan parkir memang sengaja diolor-olor atau diperlambat. Dewan menduga Tim Koordinasi Kerjasama Daerah (TKKSD) masuk angin alias ada main (pesanan) dari rekanan penawar yang kalah dalam lelang kerjasama perparkiran itu.

"Kalau saya menilai molornya penandatanganan PKS itu memang disengaja oleh TKKSD dan Dinas Perhubungan (Dishub) sebagai penyusun draf PKS. Sejak ada pemenang lelang akhir Januari 2022 lalu, sampai sekarang kerjasama pengelolaan parkir ini tidak ada perkembangannya," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Didik Prasetio kepada republikjatim.com, Selasa (12/04/2022).

Bagi politisi PDI Perjuangan Sidoarjo asal Tulangan ini seharusnya TKKSD Pemkab Sidoarjo memiliki pemikiran bekerja efektif dan efisien. Hal ini agar tidak ada lagi upaya untuk memperlambat penandatanganan PKS itu. Apalagi, selama dua tahun terakhir yakni Tahun 2020 dan 2021, sejak Parkir Berlangganan dihapus tidak ada masukan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir. Kenyataannya, di lapangan semua lokasi dan titik, para jukir masih melaksanakan penarikan di lapangan. Termasuk PAD Parkir Tahun 2022 tidak sampai Rp 300 juta. Padahal, sudah memasuki pertengahan April 2022.

"Kalau diperlambat maka potensi PAD dari sektor parkir akan terus mengalami kebocoran seperti itu. Seharusnya PKS Pengelolaan Parkir ini cepat diselesaikan. Karena rekanan berani menawar sebesar Rp 32,090 miliar itu akan menjadi potensi pendapatan yang luar biasa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan bisa jadi target rekanan sebulan harus dapat minimal Rp 2,6 miliar lebih sebulan," tegas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo ini.

Karena itu, politisi yang akrab disapa Didik ini meminta Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) menggenjot kinerja seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk TKKSD agar tidak bekerja lamban alias lemot. Apalagi potensi kerjasama parkir itu sudah ada di depan mata, hanya tinggal pelaksanaannya saja.

"Bupati Sidoarjo seharusnya memahami satu per satu pokok permasalahan dalam kerjasama parkir ini. Tujuannya, agar tidak kerap dipermainkan bawahannya. Karena semua OPD itu sangat berpengalaman di birokrasi. Mereka jagonya bikin alasan ini, itu dan lain sebagainya hanya untuk mengolor-olor waktu ," pintahnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto. Menurutnya molornya penandatanganan PKS Pengelolaan Parkir itu sudah masuk dalam rana pengawasan Komisi B DPRD Sidoarjo. Pihaknya tetap mendesak PKS Pengelolaan Parkir itu segera diselesaikan. Alasannya, agar Pemkab Sidoarjo tidak kehilangan potensi PAD dari sektor parkir.

"Itu masuk pengawasan kami. Karena potensi parkir Tahun 2022 itu juga sudah masuk dalam pembahasan APBD Tahun 2022 kemarin. Jangan sampai PKS molor justru potensi parkir masuk kantong-kantong yang tidak jelas. Sehingga PAD dari sektor parkir tetap kecil," jelas Politisi Partai Gerindra ini.

Selain itu, Bambang meminta TKKSD serius dalam membuat PKS itu. Apalagi, kerjasama parkir itu sudah sejak awal sudah mendapatkan persetujuan DPRD Sidoarjo.

"Kalau kami (dewan) sudah melaksanakan kewajiban menyetujui kerjasama perparkiran itu, maka sekarang TKKSD dan Dishub harus bekerja cepat dan cerdas merealisasikan peluang potensi PAD parkir. Jangan mala dihambat dan diperlambat semua. Sekali bekerja lemot maka potensi PAD sektor parkir bisa bergeser dan targetnya tidak tercapai," ungkapnya.

Sementara secara terpisah Ketua TKKSD Pemkab Sidoarjo yang juga menjabat Plh Sekda Sidoarjo, Andjar Surjadianto mengakui pihaknya tidak bisa berbuat banyak atas molornya PKS ini. Alasannya, pihaknya harus menunggu hasil rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Propinsi Jatim. Langkah itu dilakukan karena TKKSD melaksanakan rekomendasi DPRD Sidoarjo yang salah satu poinnya harus ada rekomendasi BPK RI itu.

"Kita masih menunggu hasil rekomendasi BPK. Kami tidak memperlambat. Rekomendasi BPK itu sifatnya wajib karena masuk dalam rekomendasi dewan yang sudah diparipurnakan mensyaratkan itu," kilah Andjar melalui ponselnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gandeng GP Ansor Jatim, DJP Perluas Literasi Pajak dan Sasar Para Pelaku UMKM

Gandeng GP Ansor Jatim, DJP Perluas Literasi Pajak dan Sasar Para Pelaku UMKM

Senin, 10 Agu 2026 08:53 WIB

Senin, 10 Agu 2026 08:53 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur resmi menjalin sinergi strategis dengan Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP)…

Bangun Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Bunda PAUD Sidoarjo Dorong Pembiasaan Lewat Prasiaga Pramuka

Bangun Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Bunda PAUD Sidoarjo Dorong Pembiasaan Lewat Prasiaga Pramuka

Sabtu, 08 Agu 2026 21:38 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 21:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembentukan karakter anak tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran akademik di dalam kelas saja. Keberanian, kemandirian,…

Cairkan Ketegangan Politik, Tim Bupati Dihajar DPRD Sidoarjo dengan Skor 3 - 1 Saat Berlaga di Stadion Gelora Delta

Cairkan Ketegangan Politik, Tim Bupati Dihajar DPRD Sidoarjo dengan Skor 3 - 1 Saat Berlaga di Stadion Gelora Delta

Sabtu, 08 Agu 2026 14:25 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 14:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sinergi antara eksekutif (Pemkab) dan legislatif (DPRD) Kabupaten Sidoarjo tidak melulu dibangun di dalam ruang sidang yang…

Perkuat Peran Kader hingga Akar Rumput, Pemkab Sidoarjo Gelar Jambore PKK Meriah di Alun-Alun

Perkuat Peran Kader hingga Akar Rumput, Pemkab Sidoarjo Gelar Jambore PKK Meriah di Alun-Alun

Sabtu, 08 Agu 2026 11:28 WIB

Sabtu, 08 Agu 2026 11:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berkomitmen memperkuat peran kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)…

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Oleh Nikmat Harahap Merantau bukanlah perjalanan yang mudah. Jauh dari keluarga, menghadapi berbagai tantangan hidup, hingga harus berjuang memenuhi kebutuhan …

Semarakkan HUT RI, Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagikan BBM Gratis Bagi Ojol dan Warga Kenakan Baju Perjuangan

Semarakkan HUT RI, Pemuda Pancasila Sidoarjo Bagikan BBM Gratis Bagi Ojol dan Warga Kenakan Baju Perjuangan

Jumat, 07 Agu 2026 11:03 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Memperingati momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda …