Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) bakal menetapkan tiga desa di Kecamatan Taman menjadi daerah rawan bencana. Ketiga desa yang berada di pinggiran Kali Mas itu yakni Desa Tanjungsari, Pertapan Maduretno dan Desa Krembangan.
Rencana memasukkan ketiga desa itu menjadi daerah rawan bencana itu, karena ketiga desa itu dilalui aliran Kali Mas yang sewaktu-waktu bisa meluap dan menyebabkan banjir. Bahkan, saat dikunjungi Gus Muhdlor ketinggian air banjir mencapai setinggi lutut orang dewasa.
"Ketiga desa ini nanti kita masukkan daerah rawan bencana. Karena, lokasinya memang rawan banjir dan berdampingan dengan Kali Mas. Sewaktu-waktu air sungai bisa meluap seperti yang terjadi sekarang ini," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Jum’at (11/03/2022) didampingi BPBD, Dinas PUBM dan SDA serta Dinas Sosial saat meninjau langsung rumah warga yang terendam banjir.
Bupati muda ini juga mengecek pintu air yang salurannya terhubung langsung antara Kali Mas dan sejumlah rumah penduduk. Gus Muhdlor mendapati ada 28 pintu air (DAM) yang kondisinya sudah rusak. Rusaknya pintu air itu menjadi salah satu penyebab tidak berfungsinya penahan air saat Kali Mas airnya meluap.
"Kami minta kepada Dinas PUBM dan SDA untuk segera memperbaiki 23 pintu air yang rusak itu. Selanjutnya, akan dilakukan penyedotan dengan mengerahkan beberapa pompa air. Untuk mempercepat penyedotan Dinas PUBM dan SDA setidaknya akan memasang 3 pompa air. Targetnya dua minggu selesai untuk perbaikan pintu airnya. Ada 5 pintu air yang ukurannya besar dan sisanya kecil. Semua akan diperbaiki secepatnya. Setelah perbaikan pintu air rampung, baru dilakukan penyedotan," imbuh alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Bantuan lainnya yang diberikan ke warga diantaranya sembako, penyediaan air bersih PDAM dan layanan posko kesehatan juga disiapkan Gus Muhdlor. Di tiga desa itu, juga akan disiapkan tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) portable untuk kebutuhan warga. Meski sejauh ini, belum ada warga yang mengungsi.
"Berdasarkan data yang diajukan, nanti kita siapkan 783 paket sembako untuk warga di tiga desa terdampak. Termasuk air bersih dan ada posko kesehatan untuk melayani kesehatan warga. Penanganan ini melibatkan banyak OPD, termasuk Dinas Kesehatan (Dinkes)," tegas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Sementara Camat Taman, M Makhmud kepada Bupati Sidoarjo melaporkan penyebab banjir di tiga desa itu karena meluapnya air Kali Mas akibat hujan deras beberapa hari sebelumnya. Selain itu, ditambah kiriman air dari barat.
"Penyebab lainnya karena kondisi tanahnya melengkung ke bawah seperti mengantong. Dari ketiga desa itu, wilayah yang paling banyak terendam adalah Desa Tanjungsari. Ada 11 RW yang terdampak luapan dari Kali Mas. Sedangkan yang paling parah, airnya sampai di atas lutut orang dewasa dialami warga RW 01," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi