Mendadak Bupati Sidoarjo Copot Sekda, Digeser Menjabat Asisten III Plh Sekda Segera Diisi

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DICOPOT - Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini dicopot Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dengan dimutasi menjabat sebagai Asisten III Pemkab Sidoarjo bersamaan mutasi 106 pejabat struktur dan fungsional, Rabu (02/03/2022).
DICOPOT - Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini dicopot Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dengan dimutasi menjabat sebagai Asisten III Pemkab Sidoarjo bersamaan mutasi 106 pejabat struktur dan fungsional, Rabu (02/03/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mutasi ratusan pejabat terus dilakukan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Mutasi ini, sebagai rotasi untuk mensukseskan program serta visi dan misinya selama menjabat Bupati Sidoarjo. Termasuk 17 program yang menjadi janji politiknya saat Pilkada 2020 kemarin.

Tidak hanya pejabat struktural dan fungsional saja yang dimutasi. Kali ini, Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini yang merupakan top leader Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sidoarjo juga dicopot dari jabatannya dan dimutasi menjabat sebagai Asisten III (Administrasi Umum) Pemkab Sidoarjo.

Zaini yang juga mantan Kepala Bappeda Sidoarjo ini, dimutasi mengisi jabatan yang sebelumnya kosong ditinggal pensiun Sri Witarsih. Karena itu, dalam mutasi 106 pejabat struktural dan fungsional kali ini tergolong mengejutkan. Apalagi, Bupati Sidoarjo yang masa jabatannya memasuki usia jabatan tahun kedua ini, mencopot Achmad Zaini sebagai Sekda Sidoarjo.

Bersamaan dengan mutasi pejabat eselon II, III dan IV itu, kini jabatan Sekda Sidoarjo dikosongkan. Namun, dalam waktu dekat Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini bakal menunjuk pejabat eselon II lainnya untuk menduduki dan menjabat sebagai Pejabat Pelaksana Harian (Plh) Sekda Sidoarjo yang baru.

"Saat jabatan Sekda kosong, maka untuk mengisi Plh Sekda bakal segera ditunjuk pejabat eselon II lainnya. Bersama ini, nanti akan dilakukan pengisian posisi jabatan Sekda setelah dilakukan pergeseran eselon II hasil seleksi terbuka yang kini sedang digelar dan dalam proses," ujar Gus Muhdlor.

Selain itu, Gus Muhdlor minta semua pejabat yang dilantik hari ini harus bisa bekerja profesional sesuai tupoksinya masing-masing. Bagi Gus Muhdlor rotasi pejabat merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Apalagi hal itu sebagai bentuk penyegaran dan memenuhi kebutuhan organisasi.

"Pelantikan hari ini untuk memenuhi kebutuhan lembaga (organisasi) Pemkab Sidoarjo. Karena itu, anggap saja mutasi ini sebagai hal yang biasa. Semua jabatan disesuaikan sebagai bentuk adaptasi jalannya proses pemerintahan," tegasnya.

Sedangkan dalam proses pelantikan itu tetap menjalankan protokol kesehatan dalam masa pandemi Covid-19. Mutasi dibagi dalam tiga tempat. Diantaranya di Kantor Bupati Sidoarjo, Pendopo Delta Wibawa dan SMPN 2 Sidoarjo.

"Semua pejabat yang terpilih dan dilantik ini sudah melalui proses penilaian yang kompetitif untuk menduduki pos-pos jabatan baru. Yang paling penting semua sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Karena ada empat penilaian uji kompetensi yang dilewati seorang ASN untuk bisa menjabat. Yakni kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial - kultural dan kompetensi dalam menjalankan roda pemerintahan," jelasnya.

Kendati dimutasi menggantikan seniornya Sri Witarsih, Achmad Zaini berjanji bakal tetap bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) jabatan barunya. Yakni segera menggelar koordinasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya dibawa koordinasi Asisten III Pemkab Sidoarjo. Diantaranya, Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD), Bagian Organisasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan sejumlah OPD lainnya yang masuk dalam jalur koordinasi Asisten III Pemkab Sidoarjo.

"Bagi saya jabatan Asisten Administrasi Umum itu menangani koordinasi beberapa bagian dan OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Karena saya yang menjadi koordinatornya maka kami akan melaksanakan koordinasi itu. Termasuk BKD, BPPD, DPMPTSP. Setelah konsolidasi internal dengan OPD terkait, tentu koordinasi lebih detail dengan Sekda pengganti saya nanti kalau sudah ada yang ditunjuk Bupati," katanya.

Sementara dalam mutasi itu, ada beberapa pejabat yang dimutasi. Diantaranya, Wakil Direktur Perencanaan dan Pendidikan RSUD Sidoarjo, dr Lakhsmie dimutasi menjadi Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan. Kemudian dr Syamsu Rahmadi dari jabatan lama sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan menduduki jabatan baru sebagai Wakil Direktur Umum dan Pendidikan.

Sementara Sekretaris BKD Pemkab Sidoarjo, Zainul Arifin Umar mengakui mutasi Sekda Sidoarjo itu sudah sesuai dengan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Menurutnya, jabatan Sekda sama dengan Kepala OPD lainnya di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

"Jadi kedua jabatan itu sama-sama Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) bagi ASN maupun PNS. Makanya, pergeseran atau mutasi ini berdasarkan PP itu. Yakni Kepala OPD bisa menggantikan jabatan Sekda atau Sekda bisa digeser menjadi Kelapa OPD. Karena esensinya kedua-duanya merupakan sama-sama Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di tingkat pemerintah daerah," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Sinergi Akademisi Umsida Dorong Penguatan Akuntansi Pelaku UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional

Sinergi Akademisi Umsida Dorong Penguatan Akuntansi Pelaku UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional

Jumat, 08 Mei 2026 20:24 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 20:24 WIB

Bandung (republikjatim.com) - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali diselenggarakan dalam skala…

Komisi A DPRD Sidoarjo Tegaskan PP No 16 2026 Peraturan Main Perangkat Harus Mundur Saat Ditetapkan Jadi Cakades

Komisi A DPRD Sidoarjo Tegaskan PP No 16 2026 Peraturan Main Perangkat Harus Mundur Saat Ditetapkan Jadi Cakades

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 80 desa pada 24 Mei 2026 mendatang, Komisi A DPRD Kabupaten…

Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Rabu, 06 Mei 2026 19:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) Sidoarjo kembali diberangkatkan, Rabu (06/05/2026). Kali ini giliran Kelompok Terbang (Kloter)…

Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

Rabu, 06 Mei 2026 09:30 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 09:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah gerakan kebudayaan berskala besar tengah ditiupkan dari bumi Sidoarjo. Dipelopori Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sidoarjo…

Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

Rabu, 06 Mei 2026 07:11 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 07:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Era produksi video pendek yang menguras waktu dan biaya besar mulai bergeser. Kini, siapa pun punya kesempatan menciptakan…

Ketua YJI Sidoarjo Ajak Galakkan Senam Jaga Jantung Sehat Bagi Kalangan Perempuan dan Lansia

Ketua YJI Sidoarjo Ajak Galakkan Senam Jaga Jantung Sehat Bagi Kalangan Perempuan dan Lansia

Selasa, 05 Mei 2026 19:14 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Sidoarjo menyelenggarakan Pelatihan Senam Jantung Sehat ke V (SJS V) bagi instruktur…